SENTANI, HarianTerbaruPapua.com – Kecelakaan lalu lintas ganda terjadi pada Rabu (1/10/2025) sore sekitar pukul 17.45 WIT di Jalan Poros Sentani–Abepura, tepatnya di tikungan tajam dekat pos retribusi Cemara, Distrik Sentani. Peristiwa nahas tersebut melibatkan sepeda motor Honda Scoopy, sebuah truk Isuzu Canter bermuatan pasir, serta mobil Daihatsu Grand Max.
Berdasarkan keterangan saksi, kecelakaan berawal ketika sepeda motor Honda Scoopy warna coklat dengan nomor polisi PA 5158 JH yang dikendarai SSA (17) berboncengan dengan AZR (17) melaju dari arah Sentani menuju Abepura. Saat melintas di tikungan, pengendara mencoba mendahului mobil Daihatsu Grand Max.
Namun, akibat kondisi hujan dan jalan licin, motor kehilangan kendali. Kendaraan bersama pengemudi tergelincir ke kanan jalan, sementara penumpangnya terlempar ke jalur kiri. Pada saat bersamaan, dari arah yang sama melintas truk Isuzu Canter bernopol PA 8936 AG yang tidak dapat menghindar dan menabrak penumpang motor.
Akibatnya, AZR yang masih berstatus pelajar meninggal dunia di tempat dengan luka parah di bagian kepala. Sementara itu, pengendara Scoopy hanya mengalami luka ringan, sopir Daihatsu Grand Max menderita luka robek di tangan kiri, sedangkan sopir truk selamat tanpa luka.
Jenazah korban segera dievakuasi ke RS Bhayangkara. Petugas Satlantas Polres Jayapura yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mendata saksi, serta mengamankan barang bukti.
Kasat Lantas Polres Jayapura, AKP Robertus Rengil, mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat berkendara, terutama di musim hujan.
“Jangan memaksakan diri mendahului kendaraan di tikungan tajam, apalagi saat jalan licin karena berpotensi membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” tegasnya.
(Redaksi – Harian Terbaru Papua)































































































