SENTANI, HarianTerbaruPapua.com — Jemaat GKI Zoar Abeale menggelar Sidang Jemaat ke-28 Tahun 2026 untuk mengevaluasi pelaksanaan pelayanan sepanjang tahun ini sekaligus menyusun program kerja dan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Jemaat (RAPBJ) 2027.
Persidangan yang berlangsung di Jemaat GKI Zoar Abeale, Sentani, Jumat (16/10/2026), diharapkan menghasilkan keputusan strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan serta memperkuat tata kelola keuangan gereja yang transparan dan bertanggung jawab.
Ketua Panitia Hari-Hari Besar Gerejawi (HHBG) Jemaat GKI Zoar Abeale, Emi Sokoy, mengatakan sidang jemaat menjadi momentum penting untuk memperkuat kebersamaan dan merumuskan langkah-langkah konkret bagi kemajuan pelayanan gereja.
Ia berharap seluruh peserta mengikuti persidangan dengan mengedepankan kasih, kedamaian, dan takut akan Tuhan agar keputusan yang dihasilkan dapat membawa manfaat bagi jemaat maupun GKI di Tanah Papua.
“Harapan kami melalui sidang jemaat ini, boleh diambil satu keputusan untuk kemajuan Jemaat GKI Zoar Abeale dan kemajuan GKI di Tanah Papua, dengan bekerja penuh kasih dan takut akan Tuhan. Kiranya Tuhan Yesus memberkati,” ujar Emi.
Sementara itu, Bendahara Klasis GKI Sentani, Agustina Tenu, menekankan pentingnya evaluasi yang jujur dan terbuka terhadap pelaksanaan program pelayanan serta pertanggungjawaban keuangan selama 2026.
Menurut Agustina, penyusunan program kerja dan RAPBJ 2027 harus didasarkan pada kebutuhan pelayanan serta kemampuan keuangan jemaat. Perencanaan anggaran juga perlu memperhatikan keseimbangan antara pendapatan dan belanja agar program yang ditetapkan dapat dilaksanakan secara realistis.
Ia mengingatkan bahwa transparansi dan akuntabilitas merupakan prinsip penting dalam pengelolaan keuangan gereja. Karena itu, setiap program dan anggaran yang disepakati harus disertai tanggung jawab pelaksanaan yang jelas.
Agustina berharap hasil persidangan tidak sekadar menjadi dokumen administratif, tetapi menjadi pedoman kerja yang diwujudkan melalui pelayanan nyata bagi seluruh warga jemaat.
Melalui Sidang Jemaat ke-28 ini, GKI Zoar Abeale diharapkan dapat menetapkan arah pelayanan yang lebih terukur, memperkuat persekutuan, serta meningkatkan tanggung jawab dalam mengelola sumber daya gereja guna mendukung pertumbuhan iman dan keberlanjutan pelayanan pada 2027. (Cornelia)






























































































