JAYAPURA, HarianTerbaruPapua.com – Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Jayapura merawat delapan pasien asal Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura diduga keracunan MBG, yang datang pada Selasa (4/8/2026) malam dengan keluhan kesehatan berupa mual, muntah, pusing, dan pada beberapa kasus disertai diare.
Setibanya di rumah sakit, seluruh pasien langsung menjalani pemeriksaan dan mendapatkan penanganan medis sesuai kondisi klinis masing-masing oleh tim tenaga kesehatan RSUP Jayapura.
Direktur Utama RSUP Jayapura, dr. Petronella Marcia Risamasu, mengatakan hingga Rabu (5/8/2026) pagi seluruh pasien masih berada dalam pemantauan tim medis di ruang rawat inap untuk memastikan kondisi kesehatannya terus membaik.
“Dari delapan pasien, satu orang telah mengajukan permintaan untuk pulang, sedangkan tujuh pasien lainnya masih menjalani perawatan dan observasi medis. Berdasarkan hasil pemantauan, kondisi pasien secara umum menunjukkan perkembangan yang baik dan berangsur membaik dibandingkan saat pertama kali datang ke rumah sakit,” ujar dr. Petronella.
Menurutnya, prioritas utama RSUP Jayapura adalah memastikan setiap pasien memperoleh pelayanan kesehatan yang cepat, aman, dan sesuai standar pelayanan. Tim medis juga terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan kondisi pasien serta memberikan terapi yang diperlukan guna mendukung proses pemulihan secara optimal.
Terkait kejadian tersebut, RSUP Jayapura juga berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk memastikan penanganan pasien berjalan secara optimal sekaligus mendukung proses investigasi dan penelusuran berdasarkan data serta hasil pemeriksaan yang dapat dipertanggungjawabkan.
dr. Petronella menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan kesehatan yang profesional dengan mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kepentingan pasien. Rumah sakit juga akan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait serta menyampaikan perkembangan informasi secara berkala berdasarkan data yang telah terverifikasi dan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Perkembangan lebih lanjut mengenai kondisi pasien maupun hasil penanganan akan disampaikan melalui kanal resmi RSUP Jayapura,” tutupnya. (Rilis)


























































































