JAKARTA, HarianTerbaruPapua.com – Konektivitas menjadi faktor penting dalam mendukung aktivitas masyarakat di wilayah pemulihan pascabencana, khususnya di Provinsi Aceh dan sejumlah daerah di Sumatra. Menyadari hal tersebut, Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) terus mempercepat pemulihan layanan jaringan telekomunikasi di wilayah terdampak bencana yang terjadi beberapa waktu lalu.
Hingga awal Januari 2026, Indosat mencatat tingkat pemulihan jaringan di Provinsi Aceh telah mencapai 97,5 persen. Pemulihan ini dilakukan secara bertahap untuk memastikan masyarakat dapat kembali mengakses layanan komunikasi yang dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari koordinasi, akses informasi, hingga aktivitas ekonomi dan layanan publik.
Director and Chief Technology Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Desmond Cheung, mengatakan bahwa upaya pemulihan jaringan merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus hadir mendampingi masyarakat sejak masa tanggap darurat hingga fase pemulihan.
“Pemulihan konektivitas ini menjadi bagian dari komitmen Indosat untuk memastikan jaringan tetap terjaga sebagai elemen penting dalam mendukung koordinasi, akses informasi, serta aktivitas masyarakat sehari-hari di wilayah terdampak bencana,” ujar Desmond, Selasa (6/01/2026).
Selain melakukan penguatan infrastruktur jaringan, Indosat juga menambah jumlah personel teknis di seluruh lokasi terdampak. Personel tersebut berasal dari internal Indosat maupun mitra dalam ekosistem perusahaan, guna mempercepat proses perbaikan dan memastikan kualitas layanan tetap optimal.
Indosat turut menjalin koordinasi intensif dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta pemerintah daerah setempat. Koordinasi ini dilakukan untuk memperoleh prioritas pasokan bahan bakar bagi perangkat jaringan, sekaligus dukungan pembukaan akses menuju wilayah-wilayah yang sempat terisolasi akibat kerusakan infrastruktur.
Sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas layanan selama masa pemulihan, Indosat menempatkan tim siaga di sejumlah lokasi strategis, seperti bandara, terminal, stasiun, rumah sakit, serta area pengungsian. Langkah ini bertujuan untuk memastikan layanan komunikasi tetap tersedia di titik-titik vital masyarakat.
Tak hanya itu, Indosat juga terus mengoperasikan Posko Pemantauan atau Command Center secara terpusat di Jakarta, Medan, dan Aceh. Posko ini berfungsi sebagai pusat koordinasi untuk memantau kondisi jaringan secara real-time serta memberikan dukungan maksimal bagi seluruh tim teknis yang bekerja di lapangan.
Melalui berbagai langkah tersebut, Indosat menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keandalan jaringan telekomunikasi, sekaligus mendukung proses pemulihan masyarakat di wilayah terdampak bencana. (Redaksi)






























































































