KEEROM, HarianTerbaruPapua.com – Polres Keerom melaksanakan pengamanan terbuka dan tertutup terhadap Aksi Damai Barikade 98 Wilayah Kabupaten Keerom yang digelar di halaman Kantor Bupati Keerom, Jalan Trans Papua, Distrik Arso, Senin (11/8/2025).
Pengamanan ini menjadi bagian dari komitmen kepolisian dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif, khususnya menjelang tahapan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Gubernur dan Wakil Gubernur Papua.
Kabag Ops Polres Keerom, Kompol Agus Tianto, memimpin langsung pengawalan yang melibatkan berbagai satuan fungsi. Sejak pagi, personel disiagakan di sejumlah titik strategis, seperti jalur masuk menuju kantor bupati, titik kumpul massa, hingga lokasi utama penyampaian aspirasi.
Prosedur pengamanan meliputi pemeriksaan kendaraan dan barang bawaan secara humanis, pengawasan alat peraga dan perlengkapan aksi, koordinasi dengan panitia dan tokoh agama, pengaturan arus lalu lintas, serta dokumentasi visual untuk pelaporan internal.
Aksi yang diikuti sekitar 100 peserta ini didukung 20 unit sepeda motor dan 10 mobil. Massa membawa spanduk bertuliskan “Mari Jaga Demokrasi di Keerom yang Aman, Rukun, Damai, Adil, Jujur dan Bersih” serta menggunakan dua unit speaker aktif sebagai sarana orasi.
Melalui Kabag Ops, Kapolres Keerom AKBP Astoto Budi Rahmantyo mengapresiasi para peserta aksi yang dinilai telah menyampaikan aspirasi dengan damai dan tertib.
“Tugas kami adalah memastikan ruang demokrasi tetap terbuka, namun tetap dalam bingkai hukum dan keamanan. Kami akan terus mengawal tahapan PSU ini secara netral dan profesional demi menjaga kepercayaan masyarakat,” ujar Kompol Agus.
Ia juga mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap menjaga keamanan selama tahapan PSU berlangsung serta mengutamakan jalur hukum dan dialog dalam menyampaikan aspirasi.
Aksi berakhir tanpa insiden. Massa membubarkan diri secara tertib setelah menyerahkan pernyataan sikap kepada Pemerintah Kabupaten Keerom. Polres Keerom menegaskan komitmennya untuk bersikap netral dan profesional dalam mengawal seluruh tahapan Pemilu demi stabilitas keamanan wilayah.
(Redaksi – Harian Terbaru Papua)

































































































