JAYAPURA, HarianTerbaruPapua.com – Dalam rangka memastikan kelancaran dan keselamatan transportasi laut selama masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Jayapura menggelar Apel Siaga Pembukaan Posko Angkutan Laut Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman apel Kantor KSOP Kelas II Jayapura, Jumat (19/12/2025).
Apel siaga ini merupakan tindak lanjut atas Instruksi Direktur Jenderal Perhubungan Laut Nomor IR.DJPL 5 Tahun 2025 tanggal 30 Oktober 2025 tentang Penyelenggaraan Angkutan Laut Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Apel dipimpin langsung oleh Kepala KSOP Kelas II Jayapura, Capt. Abdul Nasir.

Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh perwakilan instansi dan perusahaan terkait, termasuk unsur TNI dan Polri, sebagai bentuk sinergi lintas sektor dalam mendukung pelayanan angkutan laut yang aman dan lancar selama periode Nataru.
Dalam amanatnya, Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Muhammad Masyhud, yang dibacakan oleh Kepala KSOP Kelas II Jayapura, Capt. Abdul Nasir, dalam Apel Siaga Pembukaan Posko menegaskan bahwa pentingnya kesiapsiagaan seluruh jajaran dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Ia menyampaikan delapan fokus utama Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dalam pelaksanaan Angkutan Laut Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Pertama, mengutamakan keselamatan sebagai prioritas utama dengan memastikan kelaiklautan kapal, kompetensi awak kapal, serta penerapan standar keselamatan secara konsisten. Kedua, meningkatkan pengawasan terhadap aspek keselamatan dan keamanan, khususnya terkait kapasitas penumpang dan muatan kapal.
Ketiga, memperkuat koordinasi lintas sektor dengan berbagai pihak, antara lain BMKG, Basarnas, TNI, Polri, pemerintah daerah, serta operator pelayaran. Keempat, menyiapkan langkah antisipatif terhadap potensi cuaca ekstrem dan kondisi darurat lainnya. Apabila kondisi cuaca dinilai tidak memungkinkan dan berpotensi membahayakan keselamatan pelayaran, maka syahbandar diminta menunda penerbitan Surat Persetujuan Berlayar hingga cuaca dinyatakan aman.
Kelima, memanfaatkan media sosial melalui dukungan Tim Social Media Response Team untuk menyampaikan serta memperbarui informasi angkutan laut Nataru secara berkala, sekaligus mengoptimalkan kanal resmi lainnya sebagai layanan informasi kepada masyarakat. Keenam, melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan integritas sesuai dengan tema Angkutan Nataru tahun ini.

Ketujuh, melaporkan perkembangan pelaksanaan tugas, termasuk kondisi yang memerlukan perhatian khusus, kepada pimpinan secara berkala, akurat, dan tepat waktu. Kedelapan, berkomitmen mewujudkan penyelenggaraan Angkutan Laut Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 yang berjalan dengan baik, lancar, aman, dan selamat, sejalan dengan prinsip Zero Compromise for Safety atau tidak ada kompromi terhadap keselamatan.
“Langkah-langkah ini bertujuan untuk memperkuat aspek keselamatan dan keamanan pelayanan, meningkatkan kesiagaan menghadapi kondisi darurat, serta menjamin kualitas pelayanan publik yang prima selama masa Angkutan Laut Natal 2025 dan Tahun Baru 2026,” ujar Capt. Abdul Nasir.
Menutup amanat tersebut, Capt. Abdul Nasir berharap seluruh petugas yang terlibat dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya. “Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa melimpahkan petunjuk dan bimbingan kepada kita semua dalam melaksanakan tugas yang mulia ini,” tutupnya. (Darul)


































































































