SENTANI, HarianTerbaruPapua.com – Seorang pria berinisial AMIO (22) ditemukan meninggal dunia di Barbershop “TWELVE”, tempatnya bekerja di Doyo Baru, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura, Papua, Minggu (11/10/2026). Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang untuk kepentingan penyelidikan.
Kapolres Jayapura, AKBP Dionisius VDP Helan melalui Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Axel Panggabean mengatakan bahwa personel identifikasi bersama piket Satuan Reserse Kriminal langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan penemuan korban.
Di lokasi kejadian, petugas melakukan pemeriksaan, dokumentasi, serta mengumpulkan keterangan terkait peristiwa tersebut. Sejumlah titik turut diperiksa, termasuk posisi korban saat ditemukan, sandal, keset yang terdapat bercak darah, bercak darah di beberapa bagian lokasi, dompet, dan obat-obatan.
Polisi juga mengamankan sejumlah barang, yakni satu sandal berwarna hitam, satu keset dengan bercak darah, satu dompet, satu lembar permen Woods, satu produk FreshCare, serta satu unit telepon genggam iPhone berwarna hitam.
Berdasarkan hasil pemeriksaan luar oleh dokter, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dokter menyampaikan dugaan awal bahwa korban meninggal dunia akibat sakit. Keterangan keluarga juga menyebutkan bahwa korban sebelumnya mengalami batuk parah.
Meski demikian, polisi mendokumentasikan temuan bercak darah yang terlihat dari area depan pintu hingga ke kamar mandi. Temuan tersebut menjadi bagian dari proses pendokumentasian dan pendalaman oleh petugas sesuai prosedur penanganan perkara.
Hingga kini, penyebab pasti kematian korban belum dapat dipastikan hanya berdasarkan pemeriksaan luar. Dugaan awal meninggal akibat sakit masih perlu dipahami sebagai keterangan berdasarkan pemeriksaan yang telah dilakukan, bukan hasil penentuan medis yang definitif.
Sementara itu, pihak keluarga menyatakan menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah korban. Keluarga berencana membawa jenazah ke kampung halaman di Manado untuk dimakamkan.
Polisi telah melakukan olah TKP dan mengamankan barang-barang yang ditemukan di lokasi. Temuan bercak darah serta barang lainnya menjadi bagian dari dokumentasi peristiwa tersebut.
Peristiwa ini masih menyisakan pertanyaan mengenai kronologi kejadian dan kondisi korban sebelum ditemukan meninggal dunia. Karena itu, informasi mengenai penyebab kematian perlu disampaikan secara hati-hati dengan mengacu pada hasil pemeriksaan dan keterangan resmi pihak berwenang. (Cornelia)































































































