JAYAPURA, HarianTerbaruPapua.com – Wakapolda Papua Brigjen Pol. Faizal Ramadhani menegaskan pentingnya soliditas dan kesatuan komando dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Tanah Papua. Hal itu ia sampaikan saat memimpin Apel Siaga 1 di Lapangan Mapolda Papua Lama, Kota Jayapura, Minggu (31/8/2025).
Apel yang diikuti oleh 1.456 personel Polda Papua serta jajaran pejabat utama tersebut digelar untuk mengantisipasi dinamika situasi nasional, termasuk potensi aksi unjuk rasa yang marak terjadi di berbagai daerah Indonesia.
Apel dimulai dengan arahan dari Karo Ops Polda Papua, Kombes Pol. Selamat Topan, yang menekankan pentingnya kesiapsiagaan penuh seluruh anggota Polri.
“Polisi wajib mengetahui informasi terkini dan tidak boleh tertinggal. Kita harus memiliki satu kata dan satu tindakan dalam menjaga kamtibmas. Aksi unjuk rasa dijamin undang-undang, namun tugas kita adalah mengamankan sesuai SOP serta melindungi objek vital agar tidak dirusak,” tegas Kombes Selamat.
Dalam arahannya, Wakapolda Papua Brigjen Pol. Faizal Ramadhani menambahkan bahwa kehadiran Polri adalah untuk melayani masyarakat, tetapi tidak boleh lengah ketika terjadi gangguan keamanan.
“Kehadiran Polri adalah untuk menjaga ketertiban, menegakkan hukum, dan melayani masyarakat. Tetapi ketika ada pihak yang justru mengacaukan ketertiban, merusak fasilitas, menyerang harta benda masyarakat, bahkan melukai anggota kita, maka hanya ada satu kata: Pertahankan!” ujar Wakapolda dengan tegas.
Ia juga menyinggung pengalaman kelam pada tahun 2019 yang menurutnya harus menjadi pelajaran berharga bagi seluruh jajaran.
“Peristiwa 2019 terjadi karena kurangnya kesatuan kata dan komando. Hari ini saya tegaskan, kita harus satu kata dan satu komando. Kita ini satu tubuh, satu badan. Jika di pegunungan kita sanggup bertahan, apalagi di kota,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Brigjen Faizal menekankan pembagian tugas yang sudah jelas, baik bagi personel yang bertugas menjaga markas komando maupun yang diperbantukan ke pos-pos pengamanan. Ia berpesan agar seluruh anggota bekerja dengan penuh tanggung jawab, tulus ikhlas, serta tetap berpegang pada prosedur dan standar operasional (SOP) yang berlaku.
Apel Siaga 1 ini menjadi momentum penting bagi Polda Papua untuk memperkuat komitmen dalam menjaga stabilitas keamanan di Bumi Cenderawasih, khususnya menjelang dinamika sosial politik yang berpotensi memengaruhi situasi kamtibmas di wilayah Papua.
(Redaksi – Harian Terbaru Papua)


































































































