JAYAPURA, HarianTerbaruPapua.com – Bank Indonesia melalui Kantor Perwakilan Provinsi Papua menggelar kegiatan Sharia Festival Ramadan (SHAFAR) 2026 pada 20–21 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong penguatan ekonomi dan keuangan syariah sekaligus mempercepat digitalisasi transaksi di wilayah Papua, khususnya melalui pemanfaatan QRIS selama bulan Ramadan.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua menyampaikan bahwa SHAFAR 2026 diharapkan menjadi momentum strategis dalam memperluas penggunaan sistem pembayaran digital di tengah meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat saat Ramadan.
Secara nasional, penguatan ekonomi syariah dinilai memiliki potensi besar. Indonesia sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia masih menghadapi tantangan dalam meningkatkan daya saing global. Berdasarkan laporan State of Global Islamic Economy (SGIE) 2025, Indonesia menempati peringkat ketiga secara global dan peringkat keenam pada sektor keuangan syariah.
Di sisi lain, perkembangan ekonomi digital di Papua menunjukkan tren positif. Sepanjang 2025, transaksi QRIS di wilayah Papua dan daerah pemekarannya tercatat lebih dari 41,9 juta transaksi. Capaian tersebut didukung oleh lebih dari 271 ribu merchant dan 221 ribu pengguna aktif.
SHAFAR 2026 menghadirkan beragam kegiatan, antara lain lomba akuisisi merchant QRIS guna memperluas penggunaan QRIS di rumah ibadah serta pelaku usaha halal. Selain itu, digelar pula talkshow bertema penguatan ekosistem halal melalui literasi dan sertifikasi, serta sejumlah perlombaan seperti dakwah, hafidz Al-Qur’an, dan lomba mewarnai.
Tak hanya itu, kegiatan ini juga diisi dengan sosialisasi QRIS, edukasi pelindungan konsumen, serta kampanye Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah. Secara keseluruhan, kegiatan tersebut melibatkan lebih dari 1.000 peserta yang terdiri dari santri, pelajar, dan masyarakat umum.
Dalam rangka mendukung stabilitas harga selama Ramadan, SHAFAR 2026 turut menghadirkan 14 tenant produk halal dan rangkaian Gerakan Pangan Murah guna meningkatkan akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok.
Melalui penyelenggaraan SHAFAR 2026, Bank Indonesia berharap kegiatan ini dapat menjadi katalisator dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah berbasis digital di Papua. Selain itu, transformasi pelaku usaha menuju sistem pembayaran yang lebih cepat, mudah, murah, dan aman melalui QRIS diharapkan semakin kuat seiring meningkatnya literasi dan inklusi keuangan syariah di daerah tersebut. (Cornel)































































































