MAMBERAMO RAYA, HarianTerbaruPapua.com — Komitmen dan dedikasi tinggi ditunjukkan jajaran Polres Mamberamo Raya dalam mengawal proses demokrasi di Bumi Cenderawasih. Dalam rangka pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua tahun 2025, sebanyak 12 personel Polri dikerahkan untuk mengamankan kotak suara di 12 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di Distrik Benuki.
Pengamanan tersebut bukan perkara mudah. Medan geografis Distrik Benuki yang didominasi oleh Daerah Aliran Sungai (DAS) Mamberamo menghadirkan tantangan tersendiri. Jalur distribusi logistik pemilu harus ditempuh melalui alur sungai yang sempit dan dangkal, terutama pada musim kemarau seperti saat ini.
Kapolres Mamberamo Raya, AKBP Arifin, melalui Kabag Ops AKP H. Nainggolan menjelaskan bahwa distribusi dan pengamanan kotak suara dilakukan dengan semangat tinggi oleh personel yang telah ditugaskan menjaga masing-masing TPS.
“Meskipun jarak sangat jauh dan medan sulit, semangat personel tetap terjaga. Mereka bertanggung jawab penuh untuk memastikan kotak suara tiba dengan aman dan tepat waktu,” ujar AKP Nainggolan.
Namun, menurutnya, tantangan terbesar datang dari kondisi alam, terutama penurunan debit air Sungai Mamberamo yang menyebabkan pendangkalan pada alur sungai kecil yang dikenal sebagai Got Pendi.
“Beberapa speed boat yang mengangkut kotak suara harus berhenti karena dangkalnya alur sungai. Tapi para anggota tidak menyerah, mereka turun langsung ke sungai, mendorong dan menarik speed boat demi melanjutkan perjalanan,” ungkapnya.
Berikut adalah daftar personel Polri yang mengawal masing-masing TPS di Distrik Benuki:
- Brigpol Perkorus Daunema (TPS Kamai)
- Bripda Sergius Waroi (TPS Dadat)
- Bripda Kleopas Wariasi (TPS Kerema 1)
- Bripda Nivaldo Sroyer (TPS Kerema 2)
- Bripda Fredrik Tonjau (TPS Teuw)
- Bripda Bani Agustinus Mambrasar (TPS Watiaro)
- Bripda Mandupi Iriori (TPS Gesa Baru 1)
- Bripka Lamber Fonataba (TPS Gesa Baru 2)
- Bripda Erik R Tata (TPS Gesa Baru 3)
- Bripda Osama Fauzan (TPS Baitanisa)
- Briptu Cristian Mamuaja (TPS Baitanisa 2)
- Bripka Zeth Wanaribaba (TPS Baitanisa 3)
Selain Distrik Benuki, tantangan serupa juga dihadapi dalam pengamanan kotak suara di Distrik Waropen Tas dan Distrik Sawai.
Aksi heroik para personel Polri ini menjadi potret nyata dedikasi aparat negara dalam memastikan jalannya demokrasi tidak terganggu oleh kondisi alam sekalipun. Di tengah keterbatasan sarana dan medan yang sulit dijangkau, mereka tetap menjalankan tugas dengan semangat pantang menyerah.
“Ini bentuk nyata pengabdian Polri kepada bangsa. Meski harus mendorong speed boat di aliran sungai dangkal, mereka tetap mengutamakan keselamatan kotak suara,” ujar AKP Nainggolan menambahkan.
Upaya maksimal yang dilakukan jajaran Polres Mamberamo Raya menjadi bagian tak terpisahkan dari suksesnya pelaksanaan PSU Pilgub Papua 2025. Pengamanan kotak suara yang maksimal adalah fondasi utama untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap proses demokrasi yang jujur, adil, dan transparan.
(Redaksi – Harian Terbaru Papua)




































































































