TOLIKARA, HarianTerbaruPapua.com – Konferensi I Klasis Gereja Injili di Indonesia (GIDI) Lenggoboma, Kabupaten Tolikara, Provinsi Papua Pegunungan, berhasil menetapkan kepengurusan untuk periode pelayanan 2026–2029. Pimpinan GIDI Wilayah Toli menyatakan bersyukur atas kelancaran proses konferensi yang berlangsung aman dan tertib, sekaligus menyiapkan pelantikan pengurus untuk melengkapi struktur pelayanan klasis.
Sekretaris GIDI Wilayah Toli, Pdt. Aten Yikwa mengatakan bahwa konferensi perdana tersebut menjadi momentum penting bagi pembentukan badan pekerja Klasis Lenggoboma yang akan menjalankan tugas pelayanan gereja selama tiga tahun ke depan.
“Ya, saat ini kami mengucap syukur karena pimpinan Wilayah Toli dapat menghadiri dan melaksanakan Konferensi Klasis Lenggoboma yang pertama. Di dalamnya ada pemilihan badan pekerja klasis. Kami bersyukur karena proses pemilihan ketua klasis untuk periode 2026 sampai dengan 2029 telah berjalan dengan lancar, aman, dan tertib,” ujar Aten Yikwa dalam wawancara pada Jumat (9/10/2026).
Ia menjelaskan, pelaksanaan konferensi diawali dengan pr sidang yang dipimpin oleh pimpinan sidang sementara dari unsur badan pekerja Klasis Lenggoboma. Tahapan tersebut membahas tata tertib persidangan sekaligus memilih pimpinan sidang tetap yang bertugas memimpin jalannya konferensi.

Setelah pimpinan sidang tetap terbentuk dari unsur Badan Pekerja GIDI Wilayah Toli, konferensi dilanjutkan dengan pembahasan kriteria bakal calon, pengusulan nama-nama bakal calon, hingga pelaksanaan pemilihan sesuai dengan mekanisme yang berlaku.
Aten mengungkapkan, rangkaian konferensi sempat dihentikan sementara karena waktu sudah larut malam dan situasi dinilai belum memungkinkan untuk melanjutkan seluruh tahapan pemilihan.
Karena itu, peserta konferensi beristirahat dan kembali ke rumah masing-masing sebelum melanjutkan pembahasan pada hari berikutnya.
Menurutnya, sebelum memasuki tahapan pemilihan wakil ketua, sekretaris, dan bendahara, pimpinan GIDI Wilayah Toli bersama panitia, penasihat, unsur pimpinan wilayah, serta para tokoh senior Klasis Lenggoboma terlebih dahulu melakukan diskusi untuk mencari kesepakatan bersama.

“Setelah kami berdiskusi dengan para calon untuk posisi wakil ketua, sekretaris, dan bendahara, kami kemudian melakukan pemilihan secara aklamasi. Keputusan itu merupakan kesepakatan bersama antara pimpinan Wilayah Toli, panitia, penasihat, serta para tokoh senior yang ada di Klasis Lenggoboma,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa keputusan tersebut diambil melalui pembahasan bersama dengan mempertimbangkan kesepakatan dan dukungan dari berbagai unsur yang terlibat dalam konferensi.
Aten juga mengakui masih terdapat peserta yang belum sepenuhnya menerima hasil kesepakatan tersebut. Meski demikian, ia menyebut keputusan akhirnya ditetapkan berdasarkan suara mayoritas yang menerima hasil pembahasan bersama.
“Walaupun ada yang tidak menerima, karena lebih banyak yang menerima hasil keputusan atau kesepakatan itu, maka keputusan tersebut kami tetapkan. Selanjutnya, siang ini kami akan melaksanakan pelantikan setelah seluruh anggota komisi klasis dilengkapi,” katanya.

Aten menjelaskan, pelantikan menjadi tahapan lanjutan untuk melengkapi struktur organisasi Klasis Lenggoboma. Dengan demikian, badan pekerja dan komisi klasis diharapkan dapat menjalankan tugas serta tanggung jawab pelayanan sesuai dengan ketentuan organisasi GIDI.
Kelengkapan struktur kepengurusan dinilai penting agar pelaksanaan program pelayanan dapat berjalan lebih terarah, terkoordinasi, dan melibatkan seluruh unsur yang ada di tingkat klasis maupun jemaat.
Dalam kesempatan tersebut, Aten turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Konferensi I Klasis Lenggoboma, baik melalui doa maupun keterlibatan langsung selama rangkaian kegiatan berlangsung.

Menurutnya, dukungan berbagai pihak menjadi bagian penting yang membantu pimpinan wilayah, panitia, dan peserta melewati proses pemilihan hingga menghasilkan keputusan bersama.
“Kami menyampaikan terima kasih atas semua dukungan dan doa yang diberikan oleh seluruh pihak sehingga menolong kami melaksanakan dan melewati proses pemilihan ini dengan baik. Terima kasih. Tuhan memberkati. Shalom,” tutupnya.
Dengan terbentuknya kepengurusan Klasis Lenggoboma periode 2026–2029, diharapkan pelayanan GIDI di wilayah tersebut semakin berkembang, kebersamaan antarjemaat semakin kuat, serta seluruh unsur organisasi dapat bekerja sama dalam mendukung pertumbuhan iman dan kehidupan bergereja.

Pimpinan GIDI Wilayah Toli juga berharap kepengurusan yang terbentuk dapat menjalankan amanah pelayanan dengan penuh tanggung jawab, menjaga persatuan, serta mengutamakan kepentingan pelayanan Tuhan dan jemaat selama masa bakti tiga tahun ke depan. (Kosay Jhesy Kogoya)
































































































