JAYAPURA, HarianTerbaruPapua.com – Dalam suasana penuh sukacita dan kebersamaan, Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Amrin Ibrahim bersama Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah XVII/Cenderawasih Ny. Surry Amrin Ibrahim menghadiri Ibadah Syukur dan Pesta Rakyat Provinsi Papua, yang dirangkaikan dengan pisah sambut Penjabat (Pj.) Gubernur Papua kepada Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih periode 2025-2030.
Kegiatan berlangsung meriah di halaman Kantor Gubernur Provinsi Papua, Jalan Soa-Siu, Kelurahan Bhayangkara, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, Jumat (31/10/2025).
Acara tersebut menjadi momentum penting bagi masyarakat Papua, dengan rangkaian kegiatan mulai dari Ibadah Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR), prosesi pisah sambut Pj. Gubernur Agus Fatoni kepada Gubernur dan Wakil Gubernur definitif Komjen Pol. (Purn) Mathius D. Fakhiri dan Aryoko Rumaropen, hingga berbagai kegiatan hiburan dan pelayanan masyarakat.
Selain diisi ibadah syukur, acara juga dimeriahkan hiburan musik dari artis ibu kota dan lokal, serta pelayanan kesehatan gratis bagi warga. Sebanyak 80 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) turut memeriahkan kegiatan dengan memamerkan beragam produk khas Papua, mulai dari kuliner tradisional hingga kerajinan tangan lokal.
Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Amrin Ibrahim dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan penghargaan mendalam kepada Pj. Gubernur Agus Fatoni, atas dedikasi dan kerja samanya bersama Kodam XVII/Cenderawasih selama menjabat.
“Atas nama keluarga besar Kodam XVII/Cenderawasih, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Bapak Agus Fatoni atas dedikasinya bagi kemajuan Papua. Kami juga mengucapkan selamat bertugas kepada Bapak Mathius Fakhiri dan Bapak Aryoko Rumaropen,” ujar Pangdam.
Ia menegaskan, sinergi antara pemerintah daerah dan TNI akan terus diperkuat dalam mewujudkan Papua yang aman, damai, dan sejahtera.
“Semoga kerja sama yang telah terjalin ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan, demi kesejahteraan seluruh masyarakat Papua,” tutupnya.
Kegiatan yang berlangsung hingga malam hari itu menjadi simbol persatuan, rasa syukur, dan semangat baru bagi masyarakat Papua dalam menyongsong kepemimpinan yang baru.
(Redaksi – Harian Terbaru Papua)






























































































