JAYAPURA, HarianTerbaruPapua.com – Personel Sat Reskrim Polres Jayapura bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait seorang pria yang ditemukan tergeletak di depan Toko Megatama, Jalan Raya Kemiri, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Kamis (30/4/2026) malam.
Laporan tersebut diterima sekitar pukul 18.30 WIT. Menindaklanjuti informasi itu, anggota piket Reskrim bersama Tim Identifikasi langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP). Sekitar pukul 19.30 WIT, petugas tiba di lokasi dan mendapati korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa.
Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P Helan, melalui Kasat Reskrim AKP Alamsyah Ali, menjelaskan, Korban diketahui berinisial KAS (27), yang berdomisili di Kampung Sawoi, Distrik Kemtuk Gresi, Kabupaten Jayapura. Di lokasi kejadian, petugas juga mengamankan barang milik korban berupa satu unit handphone merek Vivo warna merah dan satu buah tas noken warna coklat.
Berdasarkan keterangan saksi, karyawan toko yang pertama kali melihat kejadian tersebut, sekitar pukul 18.30 WIT dirinya sedang melayani pelanggan ketika mendengar suara dari arah pintu besi. Saat dicek, ia melihat seorang pria tergeletak dalam posisi terlentang di depan toko dengan kondisi masih bernapas lemah. Namun, beberapa saat kemudian korban tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan.
Saksi kemudian menghubungi pemilik toko, yang selanjutnya turun langsung ke lokasi dan memastikan kondisi korban sebelum melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.
Petugas yang tiba di TKP segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan saksi-saksi. Selanjutnya, jenazah korban dibawa ke RSUD Yowari untuk dilakukan visum luar guna mengetahui penyebab pasti kematian, sambil menunggu kedatangan pihak keluarga.
Adapun langkah-langkah yang telah dilakukan oleh pihak kepolisian antara lain menerima laporan, mendatangi TKP, melakukan klarifikasi terhadap saksi-saksi, mengevakuasi korban ke rumah sakit untuk visum, serta melaporkan kejadian tersebut kepada pimpinan.
Polres Jayapura mengimbau kepada masyarakat agar segera melaporkan kepada pihak berwajib apabila menemukan kejadian serupa, guna penanganan cepat dan tepat. Saat ini, kasus tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian untuk penyelidikan lebih lanjut. (Redaksi)
































































































