SENTANI, HarianTerbaruPapua.com – Ratusan warga dari berbagai kampung di Distrik Sentani memadati lokasi pengobatan massal gratis yang digelar Rindam XVIII/Cenderawasih di Kampung Toladan, Kabupaten Jayapura, Jumat (5/12/2025). Sejak pukul 07.30 WIT, masyarakat terlihat antusias mengantre untuk mendapatkan pelayanan kesehatan tanpa biaya.
Kegiatan pengobatan gratis ini melibatkan tim medis gabungan dari Puskesmas Sentani, dokter Rindam, serta tiga dokter spesialis yang didatangkan langsung dari Jakarta. Kehadiran tenaga kesehatan lengkap tersebut menjadi daya tarik bagi warga yang selama ini kesulitan mengakses layanan medis.
Komandan Rindam XVIII/Cenderawasih, Brigjen TNI Endra Saputra Kusuma, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian TNI terhadap kebutuhan kesehatan masyarakat menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.
“Pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis yang kami lakukan ini merupakan bentuk perhatian Rindam kepada masyarakat. Menjelang Natal dan tahun baru, kami ingin memastikan warga mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak,” ujarnya.
Apresiasi juga datang dari masyarakat. Uslina Ongge, warga Distrik Sentani Timur, mengaku sangat terbantu dengan kegiatan tersebut.
“Pengobatan gratis ini sangat menolong kami warga yang tidak sempat ke puskesmas atau rumah sakit. Begitu mendengar ada kegiatan ini, saya langsung datang bersama keluarga. Hanya menunjukkan KTP, kami langsung dilayani,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan karena benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Kami merasakan TNI selalu hadir untuk masyarakat,” tambahnya.
Dalam kegiatan ini, Rindam XVIII/Cenderawasih membuka layanan pemeriksaan untuk 11 jenis penyakit, antara lain ISPA, penyakit kulit, malaria, tipus, gangguan pencernaan, hipertensi, asam urat, kolesterol, penyakit dalam, serta layanan konsultasi dokter.
Pengobatan massal ini menjadi bukti nyata kolaborasi TNI dan tenaga kesehatan dalam menjangkau masyarakat di tingkat kampung, sekaligus memperkuat hubungan antara TNI dan warga di wilayah Sentani. (Cornel)

































































































