JAYAPURA, HarianTerbaruPapua.com – Dalam upaya mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan daya beli masyarakat, TNI melalui Korem 172/Praja Wira Yakthi berkolaborasi dengan Perum Bulog Kanwil Papua menggelar program Gerakan Pangan Murah (GPM) serta penyaluran bantuan pangan secara simbolis. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis (24/7/2025) di Lapangan Asrama Korem 172/PWY, Waena, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura.
Program ini menjadi bagian dari sinergi nasional dalam menekan inflasi pangan, menanggapi kelangkaan beras di berbagai wilayah, serta memperkuat jaring pengaman sosial di tengah tantangan ekonomi.
Pemimpin Perum Bulog Kanwil Papua, Ahmad Mustari, menjelaskan bahwa pasar murah yang digelar bersama TNI menyediakan dua komoditas utama: beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) dan MinyaKita. Keduanya dijual dengan harga di bawah harga eceran tertinggi (HET) pemerintah.
“Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Beras SPHP kemasan 5 kg kami jual seharga Rp60.000 dan MinyaKita kemasan 1 liter seharga Rp15.000. Ini lebih murah dibandingkan HET masing-masing, yakni Rp13.500/kg untuk beras dan Rp15.700/liter untuk minyak goreng,” terang Mustari.

Dalam upaya menjaga pemerataan, pihak penyelenggara membatasi pembelian maksimal untuk setiap warga, yakni 2 sak beras (10 kg) dan 2 liter MinyaKita.
Mustari juga menyampaikan bahwa program pangan murah ini akan digelar secara bertahap hingga akhir Desember 2025, dengan lokasi yang ditentukan berdasarkan kebutuhan dan koordinasi dengan pemerintah daerah.
Komandan Korem 172/Praja Wira Yakthi, Brigjen TNI Tagor Rio Pasaribu, menekankan pentingnya kolaborasi antara TNI dan Bulog dalam menjangkau masyarakat secara langsung. Ia menyebut, sekitar 700 warga hadir dalam kegiatan pasar murah kali ini.
“Kami melihat kondisi masyarakat yang tengah mengalami kesulitan akibat kelangkaan bahan pokok, terutama beras. Melalui kerja sama ini, kami hadir untuk membantu meringankan beban mereka dengan menyediakan bahan pokok murah dan berkualitas,” ujar Brigjen Tagor.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini juga mendukung upaya penguatan jaring ekonomi masyarakat melalui peningkatan daya beli. Di sisi lain, pelaksanaan secara simbolis ini juga dilakukan serentak di berbagai wilayah Indonesia atas arahan Mabes TNI.
Brigjen Tagor turut menyampaikan pesan kepada masyarakat agar bersabar dan mendukung penuh program pemerintah, termasuk pembukaan lahan pertanian baru di berbagai wilayah seperti Merauke dan beberapa daerah lainnya sebagai bagian dari agenda swasembada pangan nasional.
“Pemerintah saat ini sedang membangun sistem pertanian yang lebih baik, dan Presiden Prabowo Subianto sangat serius dalam agenda ketahanan pangan. Kami harap masyarakat bersabar, karena tujuan akhirnya adalah stabilitas pasokan pangan dan keamanan nasional,” tegasnya.

Program Gerakan Pangan Murah ini menjadi wujud nyata kolaborasi strategis antara institusi negara untuk menjawab kebutuhan dasar masyarakat secara langsung, khususnya di wilayah dengan tantangan geografis seperti Papua. Dengan keterlibatan aktif TNI, distribusi bantuan dapat menjangkau masyarakat secara lebih efektif dan merata.
Bulog Kanwil Papua memastikan program ini akan terus berjalan dengan dukungan dari Badan Pangan Nasional, Kementerian Pertanian, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya hingga akhir tahun 2025.
(Darul Muttaqin – Harian Terbaru Papua)






























































































