JAYAPURA, HarianTerbaruPapua.com – Tim gabungan Polres Jayapura bersama Tim Jibom Sat Brimob Polda Papua berhasil mengamankan sebuah amunisi aktif jenis bom pesawat yang diduga peninggalan Perang Dunia II. Bom tersebut ditemukan warga di Kali Kompleks Ariyauw, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Minggu (28/9/2025).
Penemuan berawal ketika seorang pelajar menemukan benda mencurigakan itu di sekitar kali. Saksi bahkan sempat memikul bom dengan niat menjualnya ke pengepul besi tua. Namun, dalam perjalanan, bom tersebut terasa panas dan mengeluarkan percikan api. Panik dengan kondisi itu, saksi langsung meletakkan bom di dekat pohon pisang sebelum melapor ke pihak kepolisian.
Menerima laporan, sekitar pukul 12.27 WIT personel Polsek Sentani Kota segera tiba di lokasi dan memasang garis polisi. Tidak lama kemudian Unit Identifikasi dan Piket Reskrim Polres Jayapura juga datang untuk melakukan pengamanan awal. Selanjutnya, Tim Jibom Sat Brimob Polda Papua bergerak ke lokasi untuk melakukan olah TKP serta penanganan khusus.
Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay, melalui Kasat Reskrim AKP Alamsyah Ali, menjelaskan bahwa proses evakuasi dilakukan dengan sangat hati-hati. “Tim Jibom sempat menetralisir percikan api dan asap menggunakan alat pemadam, sebelum mengamankan bom sepanjang 90 cm dengan berat sekitar 50 kilogram ke dalam kantong pengaman khusus,” ujar AKP Alamsyah.
Selanjutnya, bom dimasukkan ke mobil Gegana untuk dibawa ke lokasi pemusnahan di Buper Waena, Kota Jayapura. “Dugaan sementara, amunisi ini merupakan peninggalan Perang Dunia II. Kami imbau masyarakat agar tidak memindahkan atau menyentuh benda mencurigakan, tetapi segera melapor ke pihak kepolisian karena sangat berbahaya,” tegasnya.
Hingga saat ini, barang bukti berupa satu buah bom pesawat tersebut telah diamankan oleh Tim Jibom Sat Brimob Polda Papua. Situasi di lokasi penemuan dilaporkan kondusif setelah dilakukan sterilisasi area.
(Redaksi – Harian Terbaru Papua)

































































































