PUNCAK, HarianTerbaruPapua.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Puncak melalui Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, dan Perdagangan (Disnakerindag) menggelar Sosialisasi Penyusunan Rencana Tenaga Kerja Makro, sebagai langkah strategis dalam merancang arah pembangunan ketenagakerjaan yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan.
Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Disnakerindag Kabupaten Puncak, Ilaga, pada Selasa (11/11/2025) dan dibuka secara resmi oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disnakerindag Kabupaten Puncak, Ruth Alom.
Turut hadir dalam kegiatan ini sejumlah peserta dari lintas sektor pemerintahan daerah, perwakilan lembaga statistik, serta menghadirkan narasumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Puncak selaku wali data di Indonesia.
Dalam sambutannya, Ruth Alom menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting bagi Pemkab Puncak dalam memperkuat kapasitas aparatur dan memperdalam pemahaman mengenai proses pendataan ketenagakerjaan, penghitungan angka pengangguran, serta pemanfaatan data statistik untuk perumusan kebijakan tenaga kerja yang lebih terarah.
“Melalui rencana ini, diharapkan Kabupaten Puncak dapat memiliki arah kebijakan ketenagakerjaan yang lebih terukur, terintegrasi, dan sesuai dengan kebutuhan pasar kerja. Selain itu, mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah berbasis sumber daya manusia yang kompeten. Saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik sampai selesai,” ujar Ruth.
Ia menambahkan, hingga saat ini permasalahan ketenagakerjaan di Kabupaten Puncak masih cukup kompleks, mulai dari tingginya angka pengangguran, peningkatan jumlah angkatan kerja, hingga rendahnya kualitas tenaga kerja.
“Kita juga masih menghadapi keterbatasan informasi pasar kerja serta persoalan upah pekerja yang relatif rendah akibat produktivitas yang belum optimal,” kata Ruth.
Menurutnya, dengan adanya kegiatan sosialisasi ini, para peserta dapat memperoleh pemahaman baru terkait pengumpulan data tenaga kerja baik secara daring (online) maupun luring (offline), termasuk kategori pekerja formal, informal, hingga data pengangguran dan inflasi.
“Materi yang disampaikan hari ini sangat membantu kita dalam mendapatkan data ketenagakerjaan yang akurat. Data ini menjadi dasar dalam penyusunan dokumen rencana tenaga kerja daerah agar kita dapat menanggulangi persoalan ketenagakerjaan secara tepat,” jelasnya.
Kegiatan sosialisasi ini juga menjadi bagian dari upaya Pemkab Puncak untuk menyelaraskan kebijakan daerah dengan program strategis nasional di bidang ketenagakerjaan. Diharapkan, hasil dari penyusunan rencana tenaga kerja makro dapat menjadi pedoman bagi pemerintah daerah dalam mengembangkan potensi sumber daya manusia lokal yang unggul dan siap bersaing di pasar kerja.
(Redaksi – Harian Terbaru Papua)






























































































