JAYAWIJAYA, HarianTerbaruPapua.com — Keluarga besar Suku Kimyal memperingati 62 tahun masuknya Injil di tanah Dogobun atau Korupun, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Rabu (09/7/2025). Perayaan ini menjadi momen penuh sukacita dan refleksi iman bagi masyarakat Kimyal yang tersebar di berbagai daerah.
Ibadah syukur yang digelar di Asrama Hom-Hom Wamena, Kabupaten Jayawijaya, berlangsung khidmat. Khotbah disampaikan oleh Ketua Klasis GIDI Lembah Balim, Pdt. Minus Wanimbo, yang mengangkat tema “Injil Mampu Mengubah Kehidupan Manusia”, berdasarkan Roma 10:14-16.
Sejumlah tokoh penting turut hadir, di antaranya Ketua Komisi III DPR Papua Pegunungan, Yosia Busub, kader dan penasehat masyarakat Kimyal, serta perwakilan Ikatan Kimyal di Wamena dan Panitia Perayaan Ikatan Kimyal.
Dalam khotbahnya, Pdt. Minus menekankan pentingnya Injil sebagai kekuatan yang mampu membawa perubahan hidup, sebagaimana tertulis dalam Roma 1:16-17 bahwa Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya.
“Injil yang pertama kali diterima Suku Kimyal pada 9 Juli 1963 telah menjadi dasar iman yang kuat bagi masyarakat hingga kini. Injil bukan hanya kabar baik, tetapi juga kuasa Allah yang mengubah hidup manusia,” ujarnya.
Ketua Komisi III DPR Papua Pegunungan, Yosia Busub, turut menghadiri perayaan yang digelar bersama Keluarga Besar Ikatan Suku Kimyal di Asrama Hom-Hom Wamena, Kabupaten Jayawijaya.
Yosia Busub mengucapkan selamat atas perayaan ini. Ia mengajak seluruh masyarakat Kimyal untuk terus memperdalam iman dan memaknai Injil dalam kehidupan sehari-hari.
“Selamat merayakan 62 tahun Injil masuk di Suku Kimyal. Kiranya pertambahan usia ini membuat iman kita semakin dewasa dan bertumbuh dalam Tuhan,” ucapnya.
Yosia juga mengingatkan bahwa Injil merupakan anugerah besar yang patut disyukuri. Ia mengajak masyarakat untuk mengenang jasa para misionaris yang dahulu membawa terang Injil ke Tanah Papua.
“Ada usaha besar dari suku bangsa lain yang datang membawa terang kepada kita, membebaskan kita dari kegelapan, dan memperkenalkan keselamatan melalui Yesus Kristus,” tuturnya.
Pada kesempatan tersebut, Ketua Ikatan Suku Kimyal dan Panitia Perayaan menyampaikan ucapan terima kasih yang mendalam kepada seluruh kader serta masyarakat Kimyal di Wamena atas dukungan yang diberikan, sehingga perayaan 62 tahun masuknya Injil di Tanah Dogobun atau Korupun dapat berjalan dengan lancar.
Ucapan tersebut disampaikan seusai rangkaian acara yang berlangsung khidmat di Asrama Hom-Hom Wamena, Kabupaten Jayawijaya. Panitia juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja sama dalam menyukseskan perayaan tersebut.
“Atas nama Ikatan Suku Kimyal dan Panitia Perayaan, saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh kader, tokoh-tokoh masyarakat, serta warga Kimyal di Wamena yang sudah hadir dan mendukung penuh pelaksanaan perayaan ini dengan sepenuh hati. Tanpa dukungan dan kebersamaan, kegiatan ini tidak akan berjalan lancar seperti hari ini, dan ini bukti bahwa rasa persaudaraan dan kekompakan di antara kita masih sangat kuat,” ujarnya
Ia menambahkan, perayaan ini bukan hanya sekadar seremoni, melainkan momentum untuk mempererat tali persaudaraan dan memperkuat iman.
“Semoga kebersamaan ini terus terjaga di tahun-tahun berikutnya, dan kita semua tetap bersatu dalam iman dan kasih,” tutupnya
Perayaan ini berlangsung dalam suasana penuh sukacita, dengan rangkaian doa, pujian, dan ungkapan syukur atas kasih setia Tuhan yang terus menyertai perjalanan iman Suku Kimyal sejak 1963 hingga kini. (dm)

































































































