JAYAPURA, HarianTerbaruPapua.com – Peningkatan kualitas sumber daya manusia serta pelayanan dasar menjadi perhatian penting dalam pembangunan Papua. Pendidikan dan kesehatan dinilai harus menjadi fondasi utama agar masyarakat Papua mampu bersaing, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga global.
Hal tersebut disampaikan Anggota DPR RI, Yan Permenas Mandenas di Jayapura, Papua, Rabu (3/9/2026).
Yan mengatakan, masyarakat Papua membutuhkan pelayanan pendidikan dan kesehatan yang berkualitas. Karena itu, pembangunan rumah sakit di Papua harus terus ditingkatkan, termasuk menuju standar pelayanan internasional.
Menurutnya, minimal setiap kabupaten atau ibu kota wilayah yang menjadi pusat pelayanan harus memiliki rumah sakit dengan standar pelayanan yang baik dan mampu memberikan layanan kesehatan secara maksimal kepada masyarakat.
Yan juga menyoroti pengoperasian Rumah Sakit Pratama di Abepura yang telah ditinjau bersama Menteri Kesehatan. Rumah sakit tersebut diharapkan segera difungsikan secara optimal, termasuk melayani pasien peserta BPJS Kesehatan setelah persoalan administrasi di tingkat Pemerintah Provinsi Papua diselesaikan.
Selain fasilitas kesehatan, penambahan tenaga dokter asal Papua juga dinilai penting untuk memperkuat pelayanan kesehatan di daerah.
Yan mengatakan, pembangunan rumah sakit pratama juga terus didorong di Papua Selatan, Papua Pegunungan dan Papua Barat Daya, termasuk peningkatan fasilitas rumah sakit di Provinsi Papua.
Di sektor pendidikan, Yan menilai keberadaan Sekolah Rakyat perlu dipercepat di sejumlah daerah karena memberikan manfaat besar bagi masyarakat.
Namun, menurutnya, diperlukan penataan regulasi dan penganggaran agar pembagian kewenangan pendidikan antara kabupaten, provinsi dan pemerintah pusat tidak menimbulkan tumpang tindih.
Yan juga mendorong peningkatan akses beasiswa bagi anak-anak Papua, tidak hanya melalui LPDP, tetapi juga melalui kerja sama dengan negara-negara sahabat seperti Australia dan Selandia Baru.
Ia menilai kemampuan bahasa asing harus dipersiapkan sejak di bangku sekolah.
Sekolah dan perguruan tinggi di Papua didorong memiliki laboratorium bahasa sehingga anak-anak Papua memiliki kemampuan bahasa Inggris yang memadai sebelum mengikuti seleksi beasiswa atau melanjutkan pendidikan ke luar negeri.
Menurut Yan, penguasaan bahasa Inggris, Mandarin, Spanyol dan bahasa asing lainnya akan membuka lebih banyak peluang bagi generasi muda Papua untuk melanjutkan pendidikan maupun memasuki pasar kerja internasional.
“Bahasa Inggris adalah bahasa internasional yang prioritas pertama kita harus kuasai,” ujar Yan.
Ia menegaskan, anak-anak Papua yang mendapatkan kesempatan pendidikan di luar negeri tidak harus selalu diarahkan untuk kembali bekerja di Papua. Mereka juga harus didorong mampu bersaing dan bekerja di pasar internasional.
Di sisi lain, peningkatan kualitas sumber daya manusia harus diikuti dengan pembukaan lapangan kerja dan peningkatan investasi di Papua.
Yan menilai salah satu strategi jangka panjang yang perlu didorong adalah membuka akses Papua ke jalur perdagangan Asia Pasifik.
Menurutnya, posisi geografis Papua sangat strategis untuk menjadi bagian dari jalur perdagangan kawasan Asia Pasifik. Karena itu, akses transportasi udara dan laut harus diperkuat agar investor lebih mudah masuk dan hasil produksi Papua dapat langsung terhubung dengan pasar internasional.
“Papua ini bisa maju dengan pertumbuhan industri yang hebat kalau jalur perdagangan Asia Pasifik dibuka,” katanya.
Yan menilai keterbatasan akses perdagangan menjadi salah satu hambatan investasi di Papua. Saat ini, sebagian aktivitas perdagangan dan distribusi masih bergantung pada pusat-pusat ekonomi seperti Jakarta dan Surabaya.
Karena itu, ia mendorong pemerintah di setiap provinsi di Tanah Papua memiliki program prioritas yang jelas, baik untuk jangka pendek, menengah maupun jangka panjang.
Dengan penguatan pendidikan, kesehatan, sumber daya manusia dan pembukaan akses perdagangan Asia Pasifik, Papua diharapkan tidak hanya menjadi daerah penghasil sumber daya alam, tetapi juga mampu mengembangkan industri, menciptakan lapangan kerja dan menjadi bagian penting dari perekonomian kawasan Asia Pasifik. (Cornelia)































































































