SENTANI, HarianTerbaruPapua.com – Pemerintah Kabupaten Jayapura resmi menunda pelaksanaan Festival Danau Sentani (FDS) XV Tahun 2026 setelah kesiapan infrastruktur dan lokasi festival dinilai belum memadai.
Keputusan tersebut diambil dalam rapat bersama Bupati Jayapura Yunus Wonda, Wakil Bupati Haris Richard Yocku, Sekda Yusup Yambe Yabdi, pimpinan OPD, dan 19 kepala distrik.
Ketua Panitia FDS XV 2026, Gilbert R. Yakwart, mengatakan progres pembangunan infrastruktur di lokasi festival baru mencapai sekitar 35 persen, sehingga pelaksanaan pada jadwal semula dinilai tidak memungkinkan.
“Puncak Festival Danau Sentani resmi diundur menjadi 1–5 September 2026, sementara pra-festival akan berlangsung pada 20 Agustus hingga 1 September 2026,” ujar Gilbert, Rabu (24/6/2026).
Meski ditunda, Pemerintah Kabupaten Jayapura memastikan seluruh rangkaian acara tetap berlangsung dengan konsep yang lebih efisien. Anggaran penyelenggaraan diperkirakan sekitar Rp2,5 miliar, lebih rendah dibanding tahun-tahun sebelumnya yang mencapai Rp5–7 miliar.
Karena FDS telah masuk dalam kalender Karisma Event Nusantara, Pemkab Jayapura akan berkoordinasi dengan Kementerian Pariwisata untuk penyesuaian jadwal. Pemerintah juga akan menyampaikan perubahan tersebut kepada Istana, mengingat Wakil Presiden RI sebelumnya telah menyatakan kesiapan menghadiri festival.
FDS XV 2026 tetap menghadirkan sejumlah agenda unggulan, di antaranya makan papeda gratis, kopi asli Kabupaten Jayapura gratis, serta target pemecahan Rekor MURI melalui pembuatan 1 juta hiloi oleh mama-mama di kawasan Danau Sentani.
Sebelumnya Pemerintah Kabupaten Jayapura telah menyepakati pelaksanaan Festival Danau Sentani ( FDS) tahun 2026 di laksanakan 3 – 5 Agustus. (Cornelia)




























































































