JAYAPURA, HarianTerbaruPapua.com – Persekutuan Gereja-Gereja Pentakosta Indonesia (PGPI) Provinsi Papua menggelar Ibadah Lepas Sambut Tahun 2025–2026 dengan mengusung tema “Bersatu Melayani dalam Kasih” (Yohanes 17:21). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gedung Gereja GPI Narwastu Padang Bulan, Kota Jayapura, Papua, Jumat (9/01/2026).
Ibadah lepas sambut diawali dengan ibadah bersama yang dipimpin oleh Pendeta M.P.A. Maury selaku pengkhotbah. Kegiatan ini dihadiri berbagai unsur gereja, pemerintah, serta tokoh lintas agama dan masyarakat.

Turut hadir dalam ibadah tersebut Staf Ahli Gubernur Papua Bidang Pengembangan Masyarakat dan Budaya, Matias Benoni Mano, jajaran pengurus PGPI Provinsi Papua dan PGPI kabupaten/kota, Persekutuan Gereja-Gereja Papua (PGGP), Majelis Rakyat Papua (MRP), Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Koordinator Jaringan Komunikasi Oikumene Papua (JAKOP), Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Asosiasi Pendeta Indonesia, pimpinan sinode gereja-gereja Pentakosta, serta jemaat Gereja GPI Narwastu.

Ketua PGPI Provinsi Papua sekaligus Pembina Jaringan Komunikasi Oikumene Papua (JAKOP), Pendeta M.P.A. Maury, mengatakan bahwa tema Bersatu Melayani dalam Kasih dipilih sebagai pesan utama untuk menguatkan persatuan di tengah keberagaman.
“Dalam momentum lepas sambut ini, Tuhan memberi kesempatan bagi kita untuk mengangkat tema bersatu melayani dalam kasih. Pesan kami jelas, baik gereja-gereja secara oikumene maupun lintas agama melalui FKUB, kita semua tetap satu,” ujar Pdt. Maury.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat persatuan dalam membangun Kota Jayapura, Tanah Papua, dan Indonesia. Menurutnya, semangat Bhinneka Tunggal Ika harus terus dijaga dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Kita berbeda-beda, tetapi tetap satu. Demikian juga dalam iman, kita melayani dengan kasih. Di tahun 2026 ini, mari kita bersatu melayani dalam kasih, dengan kasih Tuhan yang mempersatukan kita semua,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Staf Ahli Gubernur Papua Bidang Pengembangan Masyarakat dan Budaya, Matias Benoni Mano, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PGPI Provinsi Papua atas kontribusinya dalam membangun kehidupan beragama yang harmonis.
Pemerintah Provinsi Papua, lanjutnya, terus mendorong sinergi lintas sektor, termasuk dengan lembaga-lembaga keagamaan, sejalan dengan visi transformasi Papua baru yang maju dan harmonis.
“Sinergi ini diarahkan untuk mewujudkan Papua Sehat melalui penguatan nilai kehidupan berlandaskan iman dan kepedulian sosial, Papua Cerdas melalui pembinaan karakter, etika, dan pendidikan berbasis kasih, serta Papua Produktif dengan menumbuhkan etos kerja, kemandirian, dan semangat melayani sesama,” ujar Matias membacakan sambutan gubernur.

Pemerintah Provinsi Papua berharap PGPI terus menjadi pelopor dalam membangun semangat persatuan, menebarkan kasih, serta menjadi teladan dalam menjaga kedamaian dan toleransi di Tanah Papua.
Ibadah lepas sambut PGPI Papua ini menjadi momentum refleksi dan penguatan komitmen bersama untuk melayani masyarakat dengan kasih, mempererat persaudaraan, serta berkontribusi aktif dalam pembangunan Papua yang damai dan harmonis. (drl)


































































































