JAYAPURA, HarianTerbaruPapua.com – Perum Bulog Kantor Wilayah Papua terus mengoptimalkan penyerapan gabah dan beras dari wilayah Papua, khususnya Kabupaten Merauke, sebagai salah satu sentra produksi pangan di Bumi Cenderawasih.
Pemimpin Perum Bulog Kanwil Papua, Ahmad Mustari, Kamis (23/7/2026) mengatakan hingga realisasi penyerapan setara beras baru mencapai 3.774 ton dari target tahunan sebesar 27.685 ton.
“Penyerapan masih sangat rendah,” kata Mustari.
Meski demikian, Bulog Papua berkomitmen terus memaksimalkan penyerapan hasil panen petani dengan mempertimbangkan karakteristik pertanian di Papua yang berbeda dengan wilayah lain di Indonesia.
Menurut Mustari, Papua tidak memiliki pola musim panen maupun musim kemarau yang pasti, sehingga aktivitas produksi pertanian berlangsung hampir sepanjang tahun.
“Di Papua tidak ada musim panen maupun musim kemarau yang pasti, sehingga produksi berlangsung sepanjang tahun,” ujarnya.
Kondisi tersebut, lanjutnya, menjadi peluang sekaligus tantangan bagi Bulog untuk melakukan penyerapan secara berkelanjutan agar target pengadaan beras dapat tercapai.
Selain melakukan penyerapan hasil panen, Bulog Papua juga terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk sektor pertanian, dalam mendukung program peningkatan produksi pangan sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional.
Di sisi lain, Mustari memastikan ketersediaan stok beras di Papua dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, termasuk menghadapi meningkatnya permintaan menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
“Hingga saat ini stok beras yang tersimpan di gudang Bulog di wilayah Papua mencapai 19.993 ton, sementara 12.371 ton lainnya masih berada di luar gudang atau dalam proses distribusi dan penanganan. Dengan demikian, total ketersediaan stok beras mencapai 32.365 ton,” ungkapnya.
Menurut Mustari, stok tersebut dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Papua dalam beberapa bulan ke depan, sekaligus menjaga stabilitas pasokan dan harga beras di pasaran.
Bulog Papua memastikan akan terus mengoptimalkan penyerapan gabah dan beras dari petani, khususnya di Merauke, guna mendukung target pengadaan nasional serta memperkuat ketahanan pangan di wilayah Papua. (Redaksi)
























































































