PUNCAK, HarianTerbaruPapua.com – Tim Pembina Posyandu Kabupaten Puncak melaksanakan Launching Posyandu Kabupaten Puncak Berbasis 6 Standar Pelayanan Minimal yang dirangkaikan dengan kegiatan Peduli Kasih kepada masyarakat Kabupaten Puncak yang terdampak bencana El Nino, Posyandu di Ilaga, Jumat (18/9/2026).
Kegiatan launching turut dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, jajaran TNI dan Polri, tenaga kesehatan, kader Posyandu, serta masyarakat Kabupaten Puncak.
Untuk diketahui, dalam rangkaian kegiatan tersebut, dilaksanakan penyerahan logo Tim Posyandu kepada kepala kampung, penyerahan alat kesehatan kepada Tim Posyandu Kampung, serta simulasi pelayanan Posyandu sebagai bagian dari penguatan pelayanan di tingkat masyarakat.
Ketua Umum Tim Posyandu Kabupaten Puncak, Sujatinah Elvis Tabuni, menyampaikan bahwa Posyandu bukan sekadar tempat pelayanan kesehatan, tetapi juga menjadi wadah kebersamaan dan pemberdayaan masyarakat.
“Posyandu harus hadir di tengah masyarakat, memberikan pelayanan yang bermanfaat, serta menjadi bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan keluarga di Kabupaten Puncak,” ujarnya.
Ia mengajak seluruh kader Posyandu untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, ketulusan, dan semangat pengabdian.
Selain launching Posyandu, kegiatan juga dirangkaikan dengan aksi Peduli Kasih kepada masyarakat Kabupaten Puncak yang terdampak bencana El Nino.
Dalam kegiatan tersebut, TP-PKK Provinsi Papua Tengah memberikan bantuan beras kepada masyarakat Kabupaten Puncak sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang sedang menghadapi tantangan akibat kondisi bencana.
Penyaluran bantuan ini dilaksanakan melalui kerja sama dengan TP-PKK Kabupaten Puncak, yang turut memberikan bantuan lainnya kepada masyarakat yang membutuhkan.
Bantuan beras dan bantuan lainnya disalurkan kepada masyarakat sebagai bentuk perhatian dan dukungan untuk membantu meringankan beban keluarga.
Kegiatan Peduli Kasih ini menjadi wujud nyata sinergi antara TP-PKK Provinsi Papua Tengah dan TP-PKK Kabupaten Puncak dalam menghadirkan kepedulian sosial bagi masyarakat.
Sujatinah Elvis Tabuni, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada TP-PKK Provinsi Papua Tengah atas bantuan yang diberikan, serta kepada TP-PKK Kabupaten Puncak dan seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan tersebut.
“Melalui kegiatan Peduli Kasih ini, kami ingin menyampaikan pesan bahwa masyarakat Puncak tidak sendiri. Kami hadir bersama masyarakat, kami peduli, dan kami akan terus membangun semangat kebersamaan dalam menghadapi setiap tantangan,” ungkapnya.

Ia berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat penerima, membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari, serta menguatkan semangat gotong royong di Kabupaten Puncak.
Rangkaian kegiatan Launching Posyandu dan Peduli Kasih menjadi bagian dari komitmen bersama untuk mendukung peningkatan pelayanan dasar dan kepedulian sosial di Kabupaten Puncak.
Melalui kolaborasi antara TP-PKK Provinsi Papua Tengah, TP-PKK Kabupaten Puncak, Tim Posyandu, pemerintah daerah, serta seluruh elemen masyarakat, diharapkan pelayanan dan perhatian kepada masyarakat dapat terus ditingkatkan.
Kegiatan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa pembangunan masyarakat membutuhkan kebersamaan, kepedulian, dan kerja nyata dari berbagai pihak.
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat pelayanan dasar dan meningkatkan kepedulian terhadap masyarakat Kabupaten Puncak.
Launching Posyandu Kabupaten Puncak Berbasis 6 Standar Pelayanan Minimal merupakan langkah strategis dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan Posyandu di tingkat kampung.
Melalui kegiatan ini, Tim Pembina Posyandu Kabupaten Puncak berkomitmen untuk mendorong pelayanan yang lebih terpadu, terarah, dan dekat dengan kebutuhan masyarakat.
Posyandu memiliki peran penting dalam mendukung kesehatan ibu dan anak, pemantauan tumbuh kembang anak, pelayanan kesehatan keluarga, serta pemberdayaan masyarakat.
Dengan adanya Posyandu berbasis 6 Standar Pelayanan Minimal, diharapkan koordinasi antara Tim Posyandu, tenaga kesehatan, pemerintah distrik, pemerintah kampung, dan seluruh pemangku kepentingan dapat semakin diperkuat. (Cornelia)



























































































