SENTANI, HarianTerbaruPapua.com – Personel Polsek Sentani Kota mengamankan lokasi penemuan sebuah benda yang diduga merupakan mortir peninggalan Perang Dunia II di kawasan Ariyauw, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Sabtu (22/8/2026).
Benda tersebut ditemukan sekitar pukul 19.42 WIT di area kolam milik almarhum Bapak Konni Pallo, setelah sebelumnya dilakukan kegiatan pengerokan tanah menggunakan alat berat.
Berdasarkan keterangan di lapangan, pengerokan tanah dilakukan oleh Saksi B (35), dengan menggunakan alat berat jenis Jomber Kubota sejak pukul 16.00 WIT. Kegiatan pengerjaan berlangsung hingga sekitar pukul 19.40 WIT.
Tidak lama setelah kegiatan pengerokan selesai, Saksi Y (47), salah seorang pekerja yang melintas di lokasi tanah hasil pengerukan, melihat sebuah benda mencurigakan yang bentuknya menyerupai mortir. Menyadari adanya benda tersebut, Saksi meminta perhatian warga yang berada di sekitar lokasi.
Benda yang ditemukan selanjutnya diletakkan di lokasi yang berada di bawah tenda, tidak jauh dari alat berat yang digunakan untuk melakukan pengerokan tanah.
Kapolres Jayapura AKBP Dionisius VDP Helan melalui Kapolsek Sentani Kota AKP Bernadus Yunus ICK, mengimbau masyarakat agar tetap tenang serta tidak menyentuh, memindahkan, maupun melakukan tindakan apa pun terhadap benda mencurigakan yang diduga sebagai bahan peledak atau peninggalan perang.
“Apabila masyarakat menemukan benda mencurigakan yang diduga sebagai mortir, bom, amunisi maupun benda berbahaya lainnya, segera laporkan kepada pihak kepolisian. Jangan menyentuh atau memindahkan benda tersebut karena dapat membahayakan keselamatan,” imbau Kapolsek.
Saat ini, benda tersebut diduga merupakan mortir atau proyektil artileri peninggalan Perang Dunia II. Polsek Sentani Kota terus melakukan koordinasi dengan satuan terkait untuk penanganan dan pengamanan lebih lanjut.
Langkah cepat tersebut dilakukan sebagai upaya untuk memastikan keamanan masyarakat di sekitar lokasi serta mencegah terjadinya risiko yang tidak diinginkan hingga proses penanganan oleh pihak yang berwenang dilakukan secara aman. (Cornelia)


























































































