PUNCAK, HarianTerbaruPapua.com – Dari jantung Pegunungan Papua, semangat kemerdekaan Indonesia kembali berkibar. Upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Alun-Alun Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Senin (17/8/2026), berlangsung khidmat, aman, dan lancar.
Pelaksanaan upacara ini menjadi momentum penting bagi Kabupaten Puncak. Sebab, sepekan sebelumnya, sejumlah fasilitas perkantoran pemerintah daerah sempat dibakar dalam situasi yang memicu ketegangan.
Namun, pada momentum kemerdekaan, pemerintah daerah bersama masyarakat, TNI-Polri, ASN, pelajar, dan para kepala kampung menunjukkan bahwa aktivitas pemerintahan dan kehidupan masyarakat di Ilaga kembali berjalan.
Bupati Puncak, Elvis Tabuni, bertindak sebagai Inspektur Upacara. Sementara upacara penurunan bendera pada sore hari dipimpin Wakil Bupati Puncak, Naftali Akawal.
Usai upacara, Elvis mengatakan seluruh rangkaian peringatan HUT ke-81 RI berjalan aman dan tanpa gangguan.
“Upacara bendera 17 Agustus 2026 hari ini sudah berjalan aman dan lancar. Tidak ada gangguan apa pun,” kata Elvis.
Sebanyak 206 kepala kampung turut diundang dalam upacara tersebut bersama masyarakat dan berbagai unsur lainnya.
Menurut Elvis, kehadiran para kepala kampung menjadi simbol semangat bersama untuk membangun Kabupaten Puncak dan mengejar ketertinggalan.
“Dengan semangat HUT Kemerdekaan ini, Kabupaten Puncak siap membangun dan mengejar ketertinggalan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPRK Puncak, Thomas Tabuni, menilai peringatan HUT Kemerdekaan di Ilaga menjadi bukti kuatnya semangat masyarakat dan pemerintah daerah untuk terus membangun Papua dari wilayah pegunungan.
“Dari ketinggian Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah, kami menyampaikan Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Semoga Indonesia semakin maju, adil, dan makmur, lebih khusus di Kabupaten Puncak,” kata Thomas.

Ia menegaskan, semangat kemerdekaan harus menjadi energi bersama seluruh elemen masyarakat untuk membangun Kabupaten Puncak sesuai cita-cita kemerdekaan Indonesia.
Upacara tersebut diikuti 206 kepala kampung, ASN, pelajar SD hingga SMA, serta personel TNI dan Polri.
Bertindak sebagai Komandan Upacara Letnan Dua CKM Apt. Rasburhani Hanapi, S.Farm. Pembacaan Pancasila dilakukan Pj. Sekda Kabupaten Puncak Nenu Tabuni, teks Proklamasi dibacakan Ketua DPRK Puncak Thomas Tabuni, sementara pembacaan UUD 1945 dilakukan Dandim 1717/Puncak Letkol Inf. Himawan Ady.
Pembawa baki bendera Merah Putih adalah Minceli Labene, siswi SMP Negeri 1 Ilaga. Sementara petugas pengibar dan pembentang bendera adalah Enius Mom, Lenis Tabuni, dan Gerson Tabuni, pelajar SMAN 1 Ilaga dan SMKN 1 Ilaga.
Dari Ilaga, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tidak hanya menjadi seremoni tahunan. Momentum ini menjadi pesan bahwa di tengah tantangan keamanan dan pembangunan, semangat persatuan serta keinginan masyarakat untuk membangun Papua tetap menyala dari ujung timur Indonesia.
ILAGA – Dari jantung Pegunungan Papua, semangat kemerdekaan Indonesia kembali berkibar. Upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Alun-Alun Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Senin (17/8/2026), berlangsung khidmat, aman, dan lancar.
Pelaksanaan upacara ini menjadi momentum penting bagi Kabupaten Puncak. Sebab, sepekan sebelumnya, sejumlah fasilitas perkantoran pemerintah daerah sempat dibakar dalam situasi yang memicu ketegangan.
Namun, pada momentum kemerdekaan, pemerintah daerah bersama masyarakat, TNI-Polri, ASN, pelajar, dan para kepala kampung menunjukkan bahwa aktivitas pemerintahan dan kehidupan masyarakat di Ilaga kembali berjalan.
Bupati Puncak, Elvis Tabuni, bertindak sebagai Inspektur Upacara. Sementara upacara penurunan bendera pada sore hari dipimpin Wakil Bupati Puncak, Naftali Akawal.
Usai upacara, Elvis mengatakan seluruh rangkaian peringatan HUT ke-81 RI berjalan aman dan tanpa gangguan.
“Upacara bendera 17 Agustus 2026 hari ini sudah berjalan aman dan lancar. Tidak ada gangguan apa pun,” kata Elvis.
Sebanyak 206 kepala kampung turut diundang dalam upacara tersebut bersama masyarakat dan berbagai unsur lainnya.
Menurut Elvis, kehadiran para kepala kampung menjadi simbol semangat bersama untuk membangun Kabupaten Puncak dan mengejar ketertinggalan.
“Dengan semangat HUT Kemerdekaan ini, Kabupaten Puncak siap membangun dan mengejar ketertinggalan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPRK Puncak, Thomas Tabuni, menilai peringatan HUT Kemerdekaan di Ilaga menjadi bukti kuatnya semangat masyarakat dan pemerintah daerah untuk terus membangun Papua dari wilayah pegunungan.
“Dari ketinggian Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah, kami menyampaikan Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Semoga Indonesia semakin maju, adil, dan makmur, lebih khusus di Kabupaten Puncak,” kata Thomas.
Ia menegaskan, semangat kemerdekaan harus menjadi energi bersama seluruh elemen masyarakat untuk membangun Kabupaten Puncak sesuai cita-cita kemerdekaan Indonesia.
Upacara tersebut diikuti 206 kepala kampung, ASN, pelajar SD hingga SMA, serta personel TNI dan Polri.
Bertindak sebagai Komandan Upacara Letnan Dua CKM Apt. Rasburhani Hanapi, S.Farm. Pembacaan Pancasila dilakukan Pj. Sekda Kabupaten Puncak Nenu Tabuni, teks Proklamasi dibacakan Ketua DPRK Puncak Thomas Tabuni, sementara pembacaan UUD 1945 dilakukan Dandim 1717/Puncak Letkol Inf. Himawan Ady.
Pembawa baki bendera Merah Putih adalah Minceli Labene, siswi SMP Negeri 1 Ilaga. Sementara petugas pengibar dan pembentang bendera adalah Enius Mom, Lenis Tabuni, dan Gerson Tabuni, pelajar SMAN 1 Ilaga dan SMKN 1 Ilaga.
Dari Ilaga, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tidak hanya menjadi seremoni tahunan. Momentum ini menjadi pesan bahwa di tengah tantangan keamanan dan pembangunan, semangat persatuan serta keinginan masyarakat untuk membangun Papua tetap menyala dari ujung timur Indonesia. (Cornelia)

























































































