JAYAPURA, HarianTerbaruPapua.com – Pesawat sipil milik maskapai Associated Mission Aviation (AMA) dengan nomor registrasi PK-RCY (tipe Pilatus PC-6 Porter) hilang kontak Saat melakukan penerbangan dari bandara Wamena Papua pegunungan tujuan Lapangan Terbang (Lapter) Ipdeheik, Kampung Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, pada Kamis (2/7/2026) pagi.
Hingga saat ini, kondisi pilot warga negara asing dan tujuh penumpang masyarakat setempat masih belum dipastikan setelah pesawat dinyatakan hilang kontak.
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Cahyo Sukarnito, mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian telah menerima laporan terkait insiden tersebut dari Polres Yahukimo dan Polsek Bandara Sentani, Jayapura.
Pukul 06.30 WIT: Pesawat AMA PK-RCY melakukan take off dari Bandara Wamena (Kabupaten Jayawijaya) dengan rute penerbangan berjadwal Wamena – Balinggama – Wamena Pesawat mengangkut 7 orang penumpang lmasyarakat setempat.
Pasca Hilang Kontak Sebuah pesawat lain yang melintas di atas Lapter Balinggama melaporkan visual pesawat AMA PK-RCY yang sudah dalam kondisi terbakar di landasan.
Beredar laporan awal dari masyarakat setempat yang menyebutkan bahwa pilot pesawat, Kapten Nicholas, diduga menjadi korban pembunuhan oleh para pelaku di lokasi kejadian. Namun, pihak kepolisian menegaskan bahwa informasi tersebut belum bisa disimpulkan dan membutuhkan konfirmasi valid.

“Informasi mengenai nasib pilot dan penumpang masih memerlukan verifikasi lebih lanjut di lapangan. Kami tidak ingin berspekulasi sebelum aparat mencapai titik lokasi,” tegas Kabid Humas Polda Papua.
Aparat keamanan TNI-Polri saat ini belum dapat menjangkau tempat kejadian perkara (TKP) karena kendala geografis yang ekstrem. Lapter Balinggama terletak di daerah perbukitan dan pegunungan tinggi yang hanya bisa diakses menggunakan transportasi udara.
Merespons situasi Polda Papua langsung melakukan koordinasi intensif dengan pihak Otoritas Bandara UPBU Klas I Wamena, pihak maskapai PT AMA, serta jajaran TNI-Polri setempat. Upaya evakuasi dan pengiriman tim investigasi ke lokasi kejadian saat ini sedang dipersiapkan secara matang mengingat risiko keamanan di wilayah tersebut. (Cornelia)






















































































