SENTANI, HarianTerbaruPapua.com – Seorang mahasiswa berinisial EW (25) ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya di kawasan Pos 7 Atas, Sentani, Kabupaten Jayapura, Jumat (2/10/2026).
Penemuan tersebut dilaporkan kepada pihak kepolisian setelah warga memperoleh informasi mengenai kondisi korban. Menindaklanjuti laporan itu, Petugas Identifikasi bersama piket Reskrim Polres Jayapura mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Petugas Identifikasi yang terdiri dari Brigpol Ronaldo Yoku, Brigpol Iryyanto Y. Rombe dan Briptu Herianto Hutasoit, bersama piket Reskrim Brigpol Robby dan Briptu Hario, tiba di lokasi sekitar pukul 12.00 WIT.
Olah TKP dan dokumentasi kemudian dilakukan mulai pukul 12.15 WIT hingga sekitar pukul 14.00 WIT.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, EW diketahui berjenis kelamin laki-laki, beragama Kristen, berstatus sebagai mahasiswa dan berdomisili di kawasan Pos 7 Atas, Sentani, Kabupaten Jayapura.
Menurut keterangan saksi berinisial LT (28), dirinya mendapat informasi dari kakak perempuan korban mengenai kondisi EW. Saksi kemudian mendatangi rumah korban untuk memastikan informasi tersebut.
Setibanya di rumah, saksi mendapati korban telah meninggal dunia.
Dalam pemeriksaan TKP, petugas melakukan pengamatan secara umum dan khusus serta mendokumentasikan posisi awal korban saat ditemukan.
Korban ditemukan di dalam kamar dalam posisi terlentang dengan tangan memegang bagian perut.
Dari pemeriksaan awal Tim Identifikasi, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Polisi juga tidak menemukan jejak, darah maupun barang bukti yang mengarah pada dugaan tindak pidana di lokasi kejadian.
Petugas mencatat kondisi rumah korban yang terlihat berantakan dan kurang terawat. Berdasarkan keterangan keluarga dan warga sekitar, kebutuhan hidup korban selama ini diketahui mendapat bantuan dari tetangga di lingkungan tempat tinggalnya.
Pihak keluarga menyampaikan bahwa korban memiliki riwayat gangguan jiwa dan penyakit dalam. Keluarga juga menyatakan menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah serta telah menyiapkan tempat pemakaman korban.
Kapolres Jayapura AKBP Dionisius VDP Helan melalui Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Axel Panggabean mengatakan, kepolisian tetap melakukan penanganan sesuai prosedur, termasuk pendataan korban dan saksi, pemeriksaan TKP serta pelaporan hasil kegiatan kepada pimpinan.
“Petugas telah melakukan olah TKP dan pemeriksaan awal. Untuk sementara tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Perkembangan lebih lanjut akan disampaikan sesuai hasil penanganan dan pemeriksaan,” jelas AKP Axel.
Saat ini, lokasi kejadian telah diamankan dalam status quo. Situasi di sekitar TKP juga dilaporkan aman dan kondusif.
Kepolisian masih melakukan langkah penanganan lebih lanjut untuk melengkapi informasi terkait meninggalnya korban. (Cornelia)





























































































