SENTANI, HarianTerbaruPapua.com – Jaqualin Katunggung meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar SMK Pembangunan dan Pertanian Kabupaten Jayapura. Ia dikenang bukan hanya sebagai seorang guru, tetapi juga sebagai sosok pendidik yang loyal, sabar, dan tetap menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab meski masih berstatus honorer.
Kepala SMK Pembangunan dan Pertanian Kabupaten Jayapura, Hans Ohee, mengatakan Jaqualine merupakan salah satu guru yang menunjukkan dedikasi tinggi terhadap sekolah. Di tengah status kepegawaiannya yang masih menunggu pengangkatan, ia tetap aktif hadir dan menjalankan tugas mengajar tanpa banyak mengeluh.
Menurut Hans, Almarhumah mengabdikan dirinya di sekolah tersebut sejak 2022, khususnya dalam bidang peternakan. Dedikasinya dinilai sangat berarti bagi pengembangan pendidikan vokasi pertanian di Papua.
“Ibu Guru Jaqualine adalah sosok guru yang loyal, sabar, dan selalu aktif. Walaupun masih berstatus honorer dan menunggu pengangkatan dari Pemerintah Kabupaten Jayapura, beliau tidak pernah mengeluh. Beliau selalu hadir di sekolah dan menjalankan tugasnya dengan baik,” ungkap Hans.
Bagi Hans, kehilangan Jaqualin bukan sekadar kehilangan seorang tenaga pengajar. Sekolah juga kehilangan figur yang memiliki komitmen terhadap tugas profesionalnya, terutama dalam menyiapkan sumber daya manusia di bidang pertanian dan peternakan.
Ia menilai guru yang memiliki dedikasi seperti Jaqualine sangat dibutuhkan, terlebih untuk mendukung pendidikan vokasi yang berperan penting dalam pengembangan sektor pertanian di Papua.
“Kepergian beliau menjadi kehilangan besar bagi kami. Kami kehilangan seorang figur guru yang sangat berdedikasi dan menjadi bagian penting dalam pengembangan pendidikan pertanian di Papua,” ujarnya.
Hans menambahkan, pengabdian Jekelin menjadi gambaran bahwa dedikasi seorang guru tidak semata-mata diukur dari status kepegawaian, tetapi juga dari kesungguhan menjalankan tanggung jawab dan komitmen terhadap pendidikan.
Kepergian Jaqualine kini menyisakan duka bagi rekan-rekan sejawat dan keluarga besar sekolah. Sosoknya akan dikenang melalui kesetiaan dalam mengajar, kesabaran menjalankan tugas, serta pengabdian yang telah diberikan bagi dunia pendidikan di Kabupaten Jayapura. (Cornelia)
































































































