JAYAPURA, HarianTerbaruPapua.com – Jaringan Komunikasi Oikumene Papua (JAKOP) melaksanakan aksi bakti sosial dan kemanusiaan dengan berbagi kasih kepada para petugas kebersihan Kota Jayapura. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Serba Guna Parakletos Angkasapura, Rabu (10/12/2025), menjadi rangkaian lanjutan dari agenda diskusi panel JAKOP bertema damai dan kesejahteraan.
Koordinator JAKOP, Pendeta Nabot Manufandu, mengatakan bahwa bakti sosial tersebut merupakan wujud nyata komitmen lembaganya dalam menghadirkan kedamaian dan kesejahteraan bagi masyarakat.
“Kegiatan ini adalah lanjutan dari diskusi panel yang kami lakukan sebelumnya. Kami berbicara tentang damai, tetapi damai tidak hanya disampaikan dalam kata-kata; harus diwujudkan dalam tindakan nyata untuk kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Menurut Pdt. Nabot, petugas kebersihan merupakan “pahlawan lingkungan” yang sering luput dari perhatian publik. Karena itu, JAKOP memilih untuk memberikan dukungan langsung kepada mereka.
“Mereka adalah pahlawan lingkungan. Setiap pagi sebelum matahari terbit mereka sudah bekerja membersihkan Kota Jayapura. Tugas ini mulia, dan tanggung jawab menjaga kebersihan adalah tugas kita bersama. Kami berharap bingkisan sembako yang diberikan dapat menjadi berkat sekaligus motivasi bagi mereka untuk terus berkarya,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, JAKOP menyalurkan 30 paket sembako kepada 30 petugas kebersihan, sebagian di antaranya dijemput langsung untuk memudahkan kehadiran mereka di lokasi kegiatan.
Pdt. Nabot menegaskan bahwa JAKOP akan terus menjalankan kerja-kerja kemanusiaan, kampanye damai, dan kegiatan kesejahteraan sebagai bagian dari kontribusi bagi kota dan tanah Papua.

“Kami berharap bisa mendukung pemerintah daerah maupun pusat dalam program-program peningkatan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, dukungan dari pemerintah menjadi sangat penting bagi kelanjutan kerja-kerja kami,” tambahnya.
Salah satu petugas kebersihan di Angkasapura, Fransina Asaribab, menyampaikan rasa syukur atas perhatian yang diberikan JAKOP. Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti menjelang perayaan Natal.

“Kami sangat bahagia karena sebagai mama-mama Papua yang kerja di jalan, kami mendapat perhatian dari JAKOP. Ini pertama kali kami mendapat bantuan seperti ini. Kami bersyukur kepada Tuhan karena melalui JAKOP, kami bisa menerima sembako,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan harapan agar pemerintah dapat lebih memperhatikan para pekerja kebersihan, yang menurutnya kerap bekerja dengan kondisi serba terbatas.
“Menjelang Natal, kami mohon pemerintah bapak Gubernur dan pihak terkait dapat membantu kami. Beberapa tahun terakhir kami kurang mendapat perhatian. Kami bekerja butuh tenaga dan dukungan,” tutur Fransina.

Melalui kegiatan ini, JAKOP menegaskan kembali komitmennya untuk menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama kelompok pekerja yang menjalankan tugas penting namun jarang tersorot publik.
“Kami ingin memulai dari hal-hal kecil namun berdampak, dan kami percaya bahwa tugas-tugas kemanusiaan ini mencerminkan pekerjaan Tuhan yang memberi damai dan kesejahteraan bagi banyak orang,” tutup Pdt. Nabot. (Darul)


































































































