JAYAPURA, HarianTerbaruPapua.com – Robby Wilson Rumansara terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Mamberamo Raya periode 2026-2031 dalam Musyawarah Daerah (Musda) Ke-IV yang digelar di Hotel Horison Kotaraja, Kota Jayapura, Selasa (24/2/2026).
Robby menggantikan ketua sebelumnya, Elias Basutey, setelah mendapatkan dukungan penuh dari delapan Komisaris Distrik (Komdist) sebagai pemilik hak suara.
Dalam sambutannya, Robby menegaskan bahwa pergantian kepemimpinan adalah dinamika organisasi lima tahunan yang lumrah. “Pemimpin boleh berganti, namun warna kuning tidak pernah tergantikan,” tegasnya.
Pria yang juga menjabat sebagai Bupati Mamberamo Raya periode 2025-2030 ini menyampaikan apresiasi kepada delapan Komdist yang telah memberikan mandat kepadanya, serta ucapan terima kasih kepada Elias Basutey, atas dedikasinya menjaga eksistensi partai di Mamberamo Raya.
“Partai Golkar bukan milik pribadi, tapi milik kita bersama. Hari ini saya diberikan kepercayaan untuk menata kebijakan politik di Mamberamo Raya demi memenangkan Pemilu 2029 dan Pilkada 2030. Cita-cita kita adalah mengawal kebijakan pemerintah untuk menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat,” ujar Robby.
Ia juga mengapresiasi DPD I Partai Golkar Provinsi Papua dan jajaran PLT yang telah mengawal Musda hingga berjalan aman dan sukses sesuai arahan pusat dan Provinsi.
Robby menekankan bahwa terpilihnya pengurus baru bukanlah akhir, melainkan awal perjalanan untuk memperkuat partai. Ia menginstruksikan tim formatur segera menyusun komposisi kepengurusan agar konsolidasi ke tingkat distrik hingga kampung bisa segera dilakukan.
“Jangan saat acara Golkar saja kita kumpul berbaju kuning, setelah itu ‘suam-suam kuku’ (dingin) lagi. Bagaimana mau menang? Saya yakin kita akan menjadi partai yang kuat dan solid. Target kita di Pileg 2029 adalah meraih 8 kursi. Artinya, semua harus bergerak sebagai satu kekuatan besar,” tuturnya penuh semangat.

Ia menambahkan, kemenangan di Mamberamo Raya akan menjadi penentu kemenangan Golkar di tingkat Provinsi Papua. “Jika kita menang 8 kursi di kabupaten, maka target 15 kursi di provinsi bisa tercapai. Saya yakin 35 persen suara di Mamberamo Raya milik Golkar pada 2029 nanti,” tambahnya.
Robby juga menyoroti pentingnya sinergi antara wilayah kabupaten dan kota, terutama di daerah perbatasan yang sering kali terlupakan. “Sebagai ketua, saya akan mencari jalan keluar terbaik untuk kepentingan partai dan memastikan kita akan menang,” tegas Robby disambut riuh tepuk tangan kader.
Sementara itu, Sekretaris DPD Golkar Provinsi Papua, Max Krey, menjelaskan bahwa Musda dilaksanakan di Jayapura karena mengejar tenggat waktu sesuai putusan Rapimnas. Konsolidasi di 38 provinsi harus tuntas pada akhir Februari 2026.
“Secara nasional, 32 provinsi sudah selesai. Tinggal kami di Papua Raya. Setelah Mamberamo Raya hari ini, besok kami lanjutkan ke Kabupaten Kepulauan Yapen,” jelas Max.
Max Krey mengingatkan bahwa tugas Ketua terpilih sangat berat. Saat ini, Golkar memiliki posisi strategis di Papua dengan kepemimpinan di tingkat Gubernur, serta lima Bupati dan satu Walikota yang merupakan kader partai.
“Hari ini Pak Robby Rumansara tercatat sebagai bupati keenam (dari kader Golkar) yang memimpin DPD. Jika kita tidak bekerja keras, kesempatan ini bisa pindah ke tangan orang lain. Kita harus bersatu, perkuat konsolidasi hingga tingkat kampung agar pada 2029 dan 2030 kita tidak hanya jadi penonton, tapi jadi pemenang,” pungkasnya. (Cornelia Mudumi)

































































































