JAYAPURA, HarianTerbaruPapua.com – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Papua bersama Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) resmi melepas keberangkatan Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) Papua 2026, Selasa (4/8/2026).
Melalui ekspedisi ini, Bank Indonesia akan mendistribusikan uang Rupiah layak edar ke lima pulau di wilayah Terdepan, Terluar, dan Terpencil (3T) di Papua sebagai upaya menjaga kelancaran transaksi masyarakat sekaligus memperkuat kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Pelepasan tim ERB dilakukan oleh Wakil Gubernur Papua, Aryoko Alberto Ferdinand Rumaropen, dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran TNI AL, instansi vertikal, perbankan, serta para pemangku kepentingan lainnya. Ekspedisi berlangsung pada 4-10 Agustus 2026 menggunakan KRI Matabongsang-873 dengan tujuan Pulau Pai, Owi, Numfor, Bepondi, dan Yapen.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua, Warsono, mengatakan Bank Indonesia memiliki mandat berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang untuk memastikan ketersediaan Rupiah yang cukup, sesuai kebutuhan masyarakat, dan dalam kondisi layak edar di seluruh wilayah Indonesia.
“Rupiah tidak hanya berfungsi sebagai alat pembayaran yang sah, tetapi juga menjadi simbol kedaulatan dan pemersatu bangsa. Karena itu, kehadiran Rupiah hingga wilayah perbatasan dan pulau-pulau terluar menjadi bagian penting dalam menjaga keutuhan NKRI,” ujarnya.
Ia menjelaskan, distribusi uang Rupiah ke wilayah 3T masih menghadapi sejumlah tantangan. Selain kondisi geografis Papua yang didominasi kepulauan dengan akses transportasi terbatas, faktor iklim tropis yang lembap juga membuat uang lebih cepat rusak. Di kawasan perbatasan, masih terdapat potensi penggunaan mata uang asing sehingga diperlukan penguatan penggunaan Rupiah sebagai alat pembayaran resmi.
“Untuk mengatasi tantangan tersebut, Bank Indonesia terus memperkuat kerja sama dengan TNI Angkatan Laut. Armada TNI AL memiliki kemampuan menjangkau pulau-pulau yang sulit diakses sehingga menjadi mitra strategis dalam mendukung distribusi uang Rupiah hingga pelosok Indonesia,” tambahnya.
Sinergi BI dan TNI AL melalui program kas keliling 3T telah berlangsung sejak 2012. Selama periode 2012-2025, kedua institusi telah melaksanakan 145 kegiatan yang menjangkau 745 pulau di wilayah 3T. Sementara pada 2026, Bank Indonesia menargetkan 23 kegiatan di 20 provinsi dengan cakupan 115 pulau, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang mencakup 91 pulau di 18 provinsi.
ERB Papua 2026 menjadi pelaksanaan ke-16 dari target nasional tahun ini sekaligus ekspedisi kelima di Papua sejak pertama kali digelar pada 2022.
Komandan Koarmada X Jayapura, Mayor Jenderal TNI (Mar) Sugianto, menegaskan komitmen TNI AL dalam mendukung program tersebut melalui pengerahan KRI Matabongsang-873 beserta seluruh awak kapal.
“Dukungan ini menjadi bentuk sinergi menjaga kedaulatan wilayah perairan sekaligus mendukung pemerataan layanan sistem pembayaran hingga pulau-pulau terluar,” ucapnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Papua Aryoko A.F. Rumaropen mengatakan bahwa layanan kas keliling menjadi sangat penting bagi masyarakat di pulau-pulau yang belum memiliki kantor perbankan. Menurutnya, sebagian besar masyarakat di wilayah kepulauan Papua, khususnya Biak Numfor, Supiori, dan Yapen, masih mengandalkan transaksi tunai dalam aktivitas sehari-hari.
Salah satu tujuan ekspedisi tahun ini adalah Pulau Bepondi, yang merupakan pulau terluar Indonesia di Samudra Pasifik dan berbatasan secara maritim dengan Palau. Kehadiran uang Rupiah layak edar di pulau tersebut menjadi simbol nyata kehadiran negara sekaligus mempertegas kedaulatan Indonesia di wilayah perbatasan.
Ke depan, Bank Indonesia bersama TNI Angkatan Laut, pemerintah daerah, dan berbagai mitra strategis akan terus memperkuat kolaborasi untuk memastikan masyarakat di wilayah 3T memperoleh akses terhadap uang Rupiah yang berkualitas, menjaga kelancaran aktivitas ekonomi, serta memperkuat kedaulatan Rupiah di seluruh wilayah Indonesia. (Redaksi)
























































































