JAYAPURA, HarianTerbaruPapua.com – Puluhan siswa dari tingkat TK, SD, hingga SMP di Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, Papua, diduga mengalami keracunan makanan setelah menyantap menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Selasa (4/8/2026).
Para siswa mengalami gejala yang hampir seragam, mulai dari sakit perut, pusing, mual, hingga muntah-muntah. Akibatnya, mereka harus mendapatkan penanganan medis di sejumlah fasilitas kesehatan.
Salah seorang siswi, Melinda, mengaku mulai merasakan gejala tidak lama setelah menyantap menu makan bergizi yang terdiri dari tempe, tahu, telur, dan buah semangka.
“Setelah makan tempe, tahu, telur, dan semangka, saya langsung merasa pusing dan muntah-muntah,” ujarnya.
Kesaksian serupa disampaikan Elma Ponto, orang tua dari dua siswa SD YPK Amai yang menerima makanan tersebut. Menurutnya, kedua anaknya sempat mengeluhkan rasa tempe yang tidak enak sebelum mengalami sakit perut, pusing, dan muntah.
“Anak-anak bilang rasa tempenya tidak enak. Tidak lama kemudian mereka mengeluh sakit perut, pusing, lalu muntah,” katanya.
Banyaknya siswa yang mengalami gejala serupa membuat Puskesmas Depapre kewalahan menangani pasien. Sebagian siswa kemudian dirujuk ke RS Yowari, sementara lainnya mendapat perawatan di Puskesmas Waibu dan Puskesmas Komba di Sentani.
Hingga berita ini diterbitkan, jumlah pasti siswa yang terdampak masih dalam proses pendataan oleh petugas kesehatan dan pihak terkait. Sementara itu, penyebab pasti dugaan keracunan tersebut masih diselidiki.
Petugas kesehatan masih melakukan observasi terhadap para siswa untuk memastikan kondisi mereka tetap stabil, sembari menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut terhadap sampel makanan yang dikonsumsi para siswa. (Cornelia)


























































































