MAMBERAMO TENGAH, HarianTerbaruPapua.com – Wakil Bupati Mamberamo Tengah, Itaman Thago, secara resmi menutup kegiatan Konsultasi Publik I dalam rangka penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) untuk Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Mamberamo Tengah Tahun 2025–2030. Kegiatan ini berlangsung sejak 28 hingga 30 Juli 2025, bertempat di Kobakma.
Dalam sambutannya, Wabup Itaman menyampaikan rasa syukur dan semangat atas terselenggaranya kegiatan ini yang dinilainya sebagai langkah penting dalam merancang arah pembangunan daerah ke depan.
“Kabupaten ini sudah berusia kurang lebih 17 tahun, namun selama ini kita belum pernah benar-benar melalui proses RTRW maupun RPJMD secara terencana seperti yang baru saja kita lewati bersama Universitas Gadjah Mada. Ini bukan hal yang kita abaikan begitu saja, tapi momen yang harus kita syukuri dan jadikan semangat baru,” ungkapnya.
Wabup Itaman juga mengajak seluruh ASN dan masyarakat untuk terus menjaga komitmen dan mendukung kebijakan pembangunan yang sedang dan akan dijalankan oleh pemerintah daerah.
“Saya cukup gembira melihat aktivitas yang terus berjalan di kabupaten ini. Itu berarti daerah ini semakin hidup dan penuh harapan. Mari kita tidak bosan-bosan berdoa dan bekerja bersama. Kalau ada kekurangan, kami bupati dan saya adalah manusia biasa. Kami butuh masukan dan dorongan dari bapak dan ibu sekalian,” ujar Wabup.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyinggung persoalan kehadiran ASN yang masih berada di luar daerah. Menurut data, masih ada sekitar 3.000 ASN yang belum kembali menjalankan tugasnya di Mamberamo Tengah.
“Mungkin kita yang hadir di sini hanya 200-an orang. Tapi mari kita tunjukkan bahwa aktivitas tetap berjalan di Kobakma, sehingga saudara-saudara kita yang masih di luar bisa tersentuh hatinya untuk kembali dan bertugas. Karena beban kerja mereka ada di sini,” tambahnya.
Wabup menegaskan bahwa pemerintah daerah tetap akan menegakkan surat edaran terkait penertiban ASN, demi meningkatkan pelayanan publik dan kedisiplinan birokrasi.
“Surat edaran Pak Bupati akan terus kami tegakkan. Ini demi kebaikan bersama,” tegasnya.
Mengakhiri sambutannya, Wabup Itaman menyampaikan terima kasih kepada para narasumber yang telah memberikan materi dalam kegiatan tersebut. Ia berharap hasil dari konsultasi publik ini dapat menjadi pedoman dalam merumuskan arah kebijakan pembangunan Mamberamo Tengah ke depan.
“Jangan biasakan hal-hal yang lama, mari kita belajar dari regulasi yang ada dan bersama-sama menentukan ke mana arah kabupaten ini ke depan. Kalau ada kemarahan, itu manusiawi. Tapi kesadaran untuk berubah itu jauh lebih penting,” tutupnya.
Kegiatan ini menjadi tonggak awal menuju perencanaan pembangunan berkelanjutan yang lebih baik di Kabupaten Mamberamo Tengah.
(Redaksi – Harian Terbaru Papua)































































































