JAYAPURA, HarianTerbaruPapua.com – Angka kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah hukum Polres Jayapura masih tergolong tinggi sepanjang enam bulan terakhir tahun 2025. Data kepolisian mencatat, sejak Januari hingga Juni 2025 terdapat 102 kasus curanmor yang terjadi di wilayah Sentani dan sekitarnya.
Kasat Reskrim Polres Jayapura, AKP Alamsyah Ali, mengungkapkan tingginya angka curanmor ini menjadi perhatian serius pihaknya.
“Berdasarkan data yang kami input dari Januari sampai Juni 2025, ada 102 kasus curanmor yang dilaporkan. Angka ini cukup tinggi dan harus menjadi perhatian bersama,” kata AKP Alamsyah, Rabu (27/8/2025).
Rinciannya, kasus curanmor pada Januari tercatat 15 kasus, Februari melonjak menjadi 28 kasus, Maret 14 kasus, April 17 kasus, Mei 15 kasus, dan Juni 13 kasus.
Lebih lanjut, Alamsyah mengungkapkan modus yang digunakan para pelaku relatif sama, yakni memakai kunci letter T dan mematahkan stang motor sebelum membawa kabur kendaraan. “Dalam penyelidikan, kami bahkan menemukan sejumlah motor hasil curian ditukar dengan narkotika jenis ganja di wilayah Jayapura. Mirisnya, sebagian besar pelaku yang kami tangkap masih berusia produktif, bahkan ada yang remaja,” ujarnya.
Kasus ini tidak hanya merugikan korban secara materi, tetapi juga menunjukkan keterkaitan tindak kriminal dengan peredaran narkotika di wilayah Jayapura. Polisi berkomitmen memperketat patroli serta mengintensifkan operasi pemberantasan curanmor.
AKP Alamsyah juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan meningkatkan keamanan lingkungan.
“Kami mengajak warga untuk mengaktifkan kembali pos ronda, rutin mengecek kendaraan, serta lebih berhati-hati saat memarkir motor di tempat umum. Tindakan pencegahan sederhana ini bisa mengurangi risiko menjadi korban curanmor,” tandasnya.
Dengan tren kasus yang masih tinggi, Polres Jayapura menegaskan akan terus memburu jaringan pelaku curanmor sekaligus menekan ruang gerak peredaran barang hasil curian yang kerap dikaitkan dengan transaksi narkoba.
(Redaksi – Harian Terbaru Papua)































































































