JAYAPURA, HarianTerbaruPapua.com – Polda Papua menegaskan bahwa seluruh korban kerusuhan di Kabupaten Yalimo yang berhasil dievakuasi telah mendapatkan penanganan medis intensif di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara. Kepastian ini disampaikan Kepala RS Bhayangkara Polda Papua, AKBP dr. Rommy Sebastian, dalam keterangan pers di Jayapura, Kamis (18/9/2025).
Menurut AKBP Rommy, sebagian besar korban menunjukkan kondisi yang mulai membaik meskipun beberapa di antaranya masih dirawat secara intensif.
“Dua anak mengalami luka berat akibat bacokan, sementara empat ibu, satu bapak, dan satu bayi dalam kondisi lemah karena kelelahan dan dehidrasi setelah menyelamatkan diri,” jelasnya.
Ia menegaskan, seluruh biaya perawatan medis para korban sepenuhnya ditanggung Polda Papua dan diberikan secara gratis. Langkah ini, kata Rommy, merupakan bentuk tanggung jawab Polri terhadap masyarakat.
“Kami tidak memungut biaya sedikit pun. Ini adalah bagian dari pelayanan kami sebagai Polri untuk masyarakat,” tegasnya.
Sebagian korban yang kondisinya sudah stabil telah diizinkan pulang, sedangkan lainnya masih berada dalam pengawasan tim medis untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Polda Papua juga memastikan dukungan tidak hanya bersifat medis tetapi juga psikologis untuk membantu pemulihan trauma para korban.
“Kami bersinergi penuh atas arahan Bapak Kapolda Papua untuk memberikan pelayanan terbaik bagi korban kerusuhan Yalimo. Prioritas kami adalah keselamatan dan pemulihan kondisi mereka, terutama anak-anak,” tambah Rommy.
Kerusuhan di Yalimo pada awal pekan ini menyebabkan ratusan warga mengungsi, puluhan bangunan terbakar, dan beberapa korban luka maupun jiwa. Hingga kini, aparat TNI-Polri masih melakukan pengamanan di lokasi untuk memastikan situasi tetap kondusif dan mencegah insiden lanjutan. Pemerintah daerah bersama pihak kepolisian juga tengah menyalurkan bantuan bagi warga terdampak.
(Redaksi – Harian Terbaru Papua)































































































