MIMIKA, HarianTerbaruPapua.com – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Mimika bersama personel Operasi Damai Cartenz (ODC) berhasil menangkap seorang pria berinisial KAS alias Kaspar Pato (26), tersangka kasus pencurian dengan kekerasan, pembunuhan, dan percobaan pemerkosaan. Penangkapan dilakukan pada Kamis (18/9/2025) setelah pengejaran lintas kabupaten.
Peristiwa tragis itu terjadi di Jalan Yos Sudarso, Gang Koteka, belakang Kantor Agama Timika. Korban, Ruth Ester Kasimat (43), ditemukan tewas dengan luka gorok di bagian leher.
Menurut keterangan penyidik, tersangka sebelumnya mencuri sepeda motor Honda Scoopy di Pasar Sentral Timika. Pelaku kemudian berkeliling kota hingga menyasar rumah korban. Ia masuk ke rumah dengan merusak jendela kayu dan mengambil ponsel korban. Saat korban terbangun, pelaku langsung membekap mulut korban dan menggorok lehernya tiga kali hingga meninggal dunia.
Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman, dalam keterangan pers menyampaikan bahwa pelaku juga sempat mencoba memperkosa korban, namun aksinya gagal karena korban sudah meninggal dunia. Dalam kepanikan, pelaku melarikan diri ke Kabupaten Asmat menggunakan kapal Tatamailau.
“Berbekal informasi masyarakat dan koordinasi lintas Polres, tersangka berhasil diamankan di Asmat dengan bantuan Polres Asmat, lalu diterbangkan ke Timika untuk diproses lebih lanjut,” ujar Kapolres.
Barang bukti yang berhasil diamankan polisi meliputi satu unit ponsel Realme Note 60x milik korban, satu unit motor Scoopy hasil curian, pakaian milik tersangka, serta sebilah parang yang digunakan untuk menghabisi korban.
Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 365 ayat (3) KUHP tentang pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan kematian, Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan, serta Pasal 285 junto 53 KUHP tentang percobaan pemerkosaan.
“Pelaku terancam hukuman penjara maksimal 15 tahun,” tegas AKBP Billyandha.
Kapolres Mimika juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan segera melapor jika mengetahui adanya tindak kejahatan di lingkungan sekitar. “Kami akan terus bekerja keras untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Mimika,” tambahnya.































































































