JAYAPURA, HarianTerbaruPapua.com – Polsek Kaureh bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait peristiwa kebakaran yang menghanguskan bangunan SD Persiapan Rajawali Estate di Distrik Kaureh, Kabupaten Jayapura. Guna mengungkap penyebab kejadian tersebut, personel kepolisian langsung mendatangi lokasi, melakukan pemeriksaan awal, meminta keterangan saksi, memasang garis polisi, serta berkoordinasi dengan Tim Identifikasi Satreskrim Polres Jayapura untuk pelaksanaan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Kapolres Jayapura AKBP Dionisius VDP Helan, melalui Kapolsek Kaureh IPTU Gunadi menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan kebakaran yang terjadi pada Kamis (23/7/2026) sekitar pukul 01.40 WIT. Laporan tersebut disampaikan masyarakat setelah melihat kobaran api melalap bangunan sekolah.
“Begitu menerima informasi, personel segera menuju lokasi untuk melakukan upaya pengamanan dan penyelidikan awal. Saat petugas tiba, bangunan sekolah telah dilalap api. Berdasarkan keterangan sementara dari saksi, titik awal api diduga berasal dari sudut kiri bangunan sekolah,” ujar IPTU Gunadi.
Dalam rangkaian penanganan perkara, personel Polsek Kaureh melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian, meminta keterangan sejumlah saksi, serta mengamankan area kebakaran guna menjaga keutuhan barang bukti. Salah satu saksi yang dimintai keterangan adalah Kepala SD Persiapan Rajawali Estate.
Berdasarkan keterangan saksi, sehari sebelum kejadian, Rabu (22/7/2026), sempat terjadi kesalahpahaman antara pihak sekolah dengan salah seorang orang tua murid terkait penyaluran dana Program Indonesia Pintar (PIP). Persoalan tersebut kemudian dimediasi oleh pihak perusahaan, di mana dijelaskan bahwa bantuan PIP merupakan program pemerintah yang disalurkan langsung ke rekening masing-masing siswa sesuai data penerima. Setelah memperoleh penjelasan, orang tua murid tersebut menerima penjelasan yang diberikan dan menyampaikan permohonan maaf sebelum kembali ke rumahnya.
Sementara itu, Kanit PAM Rajawali, Elipas Tapakeding, yang pertama kali menerima laporan masyarakat, menerangkan bahwa ketika tiba di lokasi, bangunan sekolah sudah dalam kondisi terbakar hebat. Dari hasil pengamatan awal, api diduga pertama kali muncul dari sisi kiri bangunan sekolah.
Di sekitar lokasi kebakaran diketahui terdapat rumah warga yang saat itu sedang menggelar acara duka. Namun hingga kini, belum diperoleh keterangan yang dapat mengungkap penyebab kebakaran karena warga yang berada di lokasi masih dalam suasana berkabung. Sebagian warga lainnya juga belum bersedia memberikan keterangan kepada petugas.
Sebagai langkah awal proses penyelidikan, personel Polsek Kaureh memasang garis polisi di area bangunan yang terbakar guna mengamankan status quo TKP serta mencegah masuknya pihak-pihak yang tidak berkepentingan. Selanjutnya, Polsek Kaureh berkoordinasi dengan Unit Identifikasi Satreskrim Polres Jayapura untuk melaksanakan olah TKP secara menyeluruh pada Jumat (24/7/2026) guna mengumpulkan barang bukti dan mengungkap penyebab pasti kebakaran.
Kapolsek Kaureh menegaskan bahwa hingga saat ini penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan dan belum dapat disimpulkan.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat agar tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Percayakan proses penanganan perkara kepada pihak kepolisian. Apabila ada warga yang mengetahui atau melihat peristiwa tersebut, kami mengharapkan kesediaannya untuk memberikan informasi kepada penyidik sehingga proses pengungkapan penyebab kebakaran dapat berjalan secara maksimal,” tutup IPTU Gunadi. (Cornelia)

























































































