JAYAPURA, HarianTerbaruPapua.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Yahukimo resmi menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) di salah satu hotel di Kota Jayapura, Papua, Jumat (5/12/2025). Agenda politik ini menjadi bagian penting dari konsolidasi internal partai untuk memperkuat struktur organisasi hingga ke tingkat Distrik dan Kampung menjelang Pemilu 2029.
Konfercab dilaksanakan berdasarkan instruksi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan, melanjutkan rangkaian konsolidasi yang sebelumnya digelar melalui Kongres dan Konferensi Daerah (Komperda) di Merauke, Papua Selatan. Acara dibuka oleh Sekretaris DPD PDI Perjuangan Provinsi Papua Pegunungan, Ignatius Hasim, mewakili Ketua DPD, bersama Bupati Yahukimo Didimus Yahuli dan jajaran pengurus partai.
Dalam Konfercab tersebut, Hengki Bayage kembali terpilih untuk memimpin DPC PDI Perjuangan Kabupaten Yahukimo periode 2025–2030. Ia didampingi Sekretaris Yason Wisapla dan Bendahara Mayus Makayan, serta 21 pengurus lainnya yang membentuk struktur organisasi baru.

“Kami sudah melakukan Konfercab dan sudah menentukan ketua terpilih. Saya diberikan kepercayaan kembali untuk memimpin DPC PDI Perjuangan Kabupaten Yahukimo selama lima tahun ke depan,” ujar Hengki.
Ia menyampaikan apresiasi kepada Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, serta DPP dan DPD Papua Pegunungan atas kepercayaan yang diberikan.
Hengki menegaskan bahwa periode kepemimpinan kedua ini akan difokuskan pada persiapan struktur dan penguatan basis partai menghadapi Pemilu 2029. Yahukimo menjadi salah satu daerah prioritas peningkatan perolehan kursi.
“Kami menargetkan PDI Perjuangan harus meraih kemenangan di Kabupaten Yahukimo. Ada tujuh daerah pemilihan, dan kami menargetkan kursi di setiap dapil,” tegasnya.

Saat ini PDI Perjuangan Yahukimo memiliki dua kursi legislatif hasil Pemilu 2024. Dengan struktur dan strategi baru, mereka menargetkan kenaikan signifikan pada pemilu mendatang.
Hengki menyebut salah satu fokus utama adalah membenahi struktur PAC pada 51 distrik di Yahukimo serta membangun basis-basis dukungan di tingkat kampung. Ia juga menekankan pentingnya memiliki sekretariat permanen.
“Selama ini kami masih pinjam pakai. Lima tahun ke depan, kami pastikan membangun kantor DPC sendiri sehingga kerja-kerja partai dapat berjalan lebih terarah,” katanya.
Konfercab berjalan aman dan lancar. Hengki menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Yahukimo, khususnya Bupati Didimus Yahuli, yang hadir memberikan dukungan langsung.
“PDI Perjuangan adalah partai pendukung pemerintah daerah. Kami akan terus bekerja sama untuk mendukung visi-misi Bupati dan Wakil Bupati periode 2024–2030,” ujarnya.

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Provinsi Papua Pegunungan, Ignatius Hasim, dalam arahannya menekankan pentingnya menjaga soliditas internal dan kepekaan terhadap kondisi masyarakat. Ia menilai peran PDI Perjuangan sangat strategis dalam membantu menciptakan stabilitas di daerah yang sempat mengalami dinamika keamanan.
“Kader PDI Perjuangan harus turun merasakan apa yang dialami masyarakat, tanpa membeda-bedakan. Kita harus bekerja bersama pemerintah daerah dan aparat keamanan untuk membangun kembali semangat damai di Yahukimo,” kata Hasim.
Ia juga menegaskan pentingnya regenerasi kader. Menurutnya, 65 persen pemilih nasional merupakan anak muda sehingga komposisi kepengurusan harus memberi ruang besar bagi generasi muda.

“Dalam struktur pengurusan yang baru, kami harapkan minimal 60 persen adalah anak-anak muda. Mereka adalah motor penggerak kemenangan PDI Perjuangan di Pemilu 2029 dan Pilkada 2031,” ujarnya.
Dengan kepengurusan baru dan target konsolidasi hingga ke akar rumput, DPD menargetkan DPC PDI Perjuangan Yahukimo dapat meningkatkan raihan kursi legislatif secara signifikan.
“Kalau sekarang PDI Perjuangan mendapat dua kursi, dengan struktur baru kami berharap bisa naik menjadi enam kursi,” ujar Hasim.
Konfercab DPC PDI Perjuangan Kabupaten Yahukimo akhirnya ditutup dengan komitmen bersama untuk memperkuat organisasi, membangun basis dukungan, serta memenangkan pertarungan politik pada Pemilu 2029 dan pemilihan kepala daerah mendatang. (Darul)

























































































