JAYAPURA, HarianTerbaruPapua.com – Pemerintah mengalokasikan pagu Belanja Negara di wilayah Papua pada tahun anggaran 2026 sebesar Rp53,54 triliun. Alokasi tersebut terdiri atas Belanja Pemerintah Pusat sebesar Rp17,24 triliun dan Transfer ke Daerah sebesar Rp36,30 triliun.
Hal itu disampaikan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Papua, Izharul Haq, dalam konferensi pers APBN KiTa Provinsi Papua Realisasi s.d 31 Januari 2026 yang digelar oleh Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Papua di Aula Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Papua, Papua Barat, dan Maluku, Abepura, Jayapura, Jumat (27/2/2026).
Ia menjelaskan, hingga 31 Januari 2026, realisasi Belanja Negara di Papua telah mencapai Rp4,33 triliun atau 8,09 persen dari total pagu. Capaian tersebut mengalami peningkatan sebesar 7,60 persen secara year-on-year (yoy) dibandingkan periode yang sama pada Januari 2025.
“Peningkatan ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendorong pembangunan di Papua melalui percepatan pelaksanaan Belanja Negara sejak awal tahun anggaran,” ujarnya.
Secara rinci, realisasi Belanja Pemerintah Pusat tercatat sebesar Rp528,68 miliar. Angka tersebut meningkat signifikan sebesar 27,99 persen (yoy) dibandingkan tahun sebelumnya.
Sementara itu, penyaluran Transfer ke Daerah hingga akhir Januari 2026 mencapai Rp3,80 triliun kepada seluruh pemerintah daerah di Papua. Nilai tersebut juga mencatatkan pertumbuhan sebesar 5,27 persen secara year-on-year.
Realisasi belanja yang tumbuh positif pada awal tahun ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata terhadap percepatan pembangunan, peningkatan pelayanan publik, serta penguatan ekonomi di wilayah Papua sepanjang 2026. (Redaksi)































































































