JAYAPURA, HarianTerbaruPapua.com – Dalam upaya memperkuat hubungan kemitraan dan sinergi antara pemerintah dan media, Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Papua menggelar kegiatan “Ngobrol Bareng Awak Media Lokal Semester II Tahun 2025”, Rabu (29/10/2025), di salah satu hotel di Kota Jayapura.
Kegiatan ini diikuti 20 peserta yang terdiri dari perwakilan media siber, cetak, maupun elektronik se-Kota Jayapura. Kegiatan tersebut menjadi ruang dialog antara pejabat Kanwil Kemenag Papua dengan wartawan dan pimpinan media, guna membangun komunikasi publik yang transparan, terbuka, dan berimbang.
Ketua Tim Umum dan Humas Kanwil Kemenag Papua, Sri Maryati, selaku ketua panitia, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi komunikasi publik untuk memperkuat kemitraan dengan insan pers.
“Melalui tema ‘Sinergi Media untuk Publikasi Keagamaan yang Informatif dan Berimbang’, kami ingin menegaskan bahwa media memiliki peran vital sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan informasi akurat, berimbang, dan membangun citra positif Kemenag Papua,” ungkapnya.
Menurutnya, melalui kolaborasi yang kuat, diharapkan transparansi informasi dan kepercayaan publik terhadap pelayanan keagamaan di Papua dapat semakin meningkat.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua, Pdt. Klemens Taran, melalui Kepala Bagian Tata Usaha, Abdul Hafid Jusuf, menegaskan pentingnya sinergi antara lembaga keagamaan dan media massa dalam membangun narasi keagamaan yang moderat dan menebarkan nilai-nilai kebaikan di era digital.

“Media bukan hanya penyampai informasi, tetapi jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Pers menyampaikan berita yang cepat, akurat, dan membawa semangat kebangsaan,” ujar Hafid dalam sambutannya.
Ia menambahkan, pihaknya berkomitmen mewujudkan layanan keagamaan yang profesional, transparan, dan berdampak bagi umat, sejalan dengan semangat reformasi birokrasi dan penguatan zona integritas menuju wilayah bebas korupsi.
Selain itu, Abdul Hafid menyoroti pentingnya penguasaan teknologi informasi bagi sumber daya manusia (SDM) Kemenag.
“Informasi hari ini menjadi kebutuhan seperti sembako. SDM Kemenag harus menguasai teknologi, memiliki integritas, dan bisa dipercaya masyarakat,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya pemberdayaan UMKM berbasis lembaga keagamaan, serta penguatan pendidikan unggul dan pesantren sebagai pusat pembinaan generasi muda Papua.
Abdul Hafid berharap kegiatan Ngobrol Bareng Media ini menjadi momentum memperkuat kemitraan Kemenag dengan insan pers dalam membangun kerukunan umat beragama, moderasi beragama, dan cinta kemanusiaan di Tanah Papua.
“Kolaborasi ini bukan sekadar seremonial, tetapi komitmen bersama untuk menghadirkan Papua yang harmonis dalam keberagaman, menuju terwujudnya Generasi Emas Papua 2045,” ujarnya.

Usai pembukaan acara, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif antara wartawan dan Kakanwil serta pejabat Kanwil Kemenag Papua. Para Kepala Bidang (Kabid) memaparkan program kerja mereka di Semester II Tahun 2025 sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas publik.
Beberapa pemateri yang turut menyampaikan paparannya antara lain:
- Fransiskus Xaferius Lesomar, Kabid Bimas Katolik Kanwil Kemenag Papua
- Hamzah, Kabid Pendidikan Islam
- Musa Narwawan, Kabid Haji dan Bimas Islam
- Zem Timang, mewakili Kabid Pendidikan Kristen
- Sarono, Pembimas Buddha Kanwil Kemenag Papua
Sementara itu, Muhammad Tri Harmoko turut menjadi pemateri melalui Zoom Meeting dengan topik “Menjaga Relevansi Media dan Humas di Tengah Disrupsi Informasi.” Ia menekankan tiga hal penting yang dibaha yaitu fakta brutal media hari ini, peluang di tengah tekanan, dan bagaimana tetap relevan di era disrupsi.
Melalui forum ini, Kanwil Kemenag Papua berkomitmen mendukung terwujudnya transparansi dan akuntabilitas publik melalui kemitraan media. Kolaborasi ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah dan pers dalam publikasi keagamaan yang informatif dan berimbang.
Kegiatan Ngobrol Bareng Awak Media Lokal Semester II Tahun 2025 menjadi bukti nyata komitmen Kemenag Papua untuk membuka ruang dialog, mempererat kemitraan, dan memastikan masyarakat mendapatkan informasi keagamaan yang benar, mendidik, dan menyejukkan.
(Darul Muttaqin – Harian Terbaru Papua)






























































































