PUNCAK, HarianTerbaruPapua.com – Adaptasi teknologi kini menjadi bagian penting dalam tata kelola pemerintahan, termasuk dalam pengelolaan kepegawaian. Menyongsong era birokrasi digital, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Puncak menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengenalan dan Penggunaan Aplikasi ASN Digital, Selasa (2/12/2025), bertempat di Laboratorium Computer Assisted Test (CAT).
Kegiatan ini dibuka oleh Asisten III Bidang Administrasi dan Umum Setda Kabupaten Puncak, Elkana Waropen, didampingi Plt. Kepala BKPSDM Puncak, Yulius Hagabal. Peserta yang hadir merupakan ASN perwakilan dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta utusan dari 25 distrik di Kabupaten Puncak.
BKPSDM juga menghadirkan narasumber dari Kantor Regional IX BKN Jayapura, yaitu Benny Richard Barahama, dan Ismael Bahtiar, yang memberikan materi seputar pengenalan serta pemanfaatan Aplikasi ASN Digital.
Bimtek ini menjadi ruang belajar interaktif agar ASN memahami penggunaan platform ASN Digital, aplikasi yang dirancang untuk mempermudah akses layanan kepegawaian secara daring. Melalui aplikasi tersebut, ASN dapat melihat riwayat jabatan, kenaikan pangkat, sertifikasi kompetensi, jadwal kenaikan gaji berkala, hingga berbagai layanan kepegawaian lainnya secara mandiri, transparan, dan aman.
Asisten III Elkana Waropen dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada BKPSDM Puncak atas penyelenggaraan kegiatan ini. Menurutnya, perubahan sistem birokrasi dari manual ke digital menuntut ASN untuk cepat beradaptasi.
“Dulu semua urusan pegawai dilakukan secara manual dan harus datang ke kantor kepegawaian. Sekarang, dengan sistem digital, semuanya bisa dilakukan melalui aplikasi. Ini jauh lebih aman dan efisien,” ujarnya.
Ia berharap peserta Bimtek dapat memahami materi dengan baik dan menerapkannya saat kembali ke OPD masing-masing.
“Bimtek ini sangat membantu peningkatan manajemen ASN secara digital. BKPSDM Puncak juga telah membuktikan mampu mengikuti perkembangan teknologi seperti daerah lainnya,” tambahnya.
Sementara itu, Plt. Kepala BKPSDM Puncak, Yulius Hagabal, menegaskan bahwa pemanfaatan aplikasi ini dapat menghadirkan pengelolaan data kepegawaian yang lebih mudah, akurat, transparan, dan aman. Ia berharap para peserta mampu menyosialisasikan penggunaan aplikasi tersebut di OPD dan distrik masing-masing.
“BKN dari pusat hingga daerah telah menerapkan sistem layanan nasional berbasis digital. Kami di BKPSDM Puncak juga berkewajiban menyampaikan perkembangan ini kepada seluruh ASN, agar tata kelola kepegawaian ke depan semakin baik,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa BKPSDM Puncak siap memberikan pendampingan apabila masih ada ASN yang belum memahami aplikasi ini.
“Silakan bertanya kepada kami. Kami siap membantu karena aplikasi ini sangat bermanfaat bagi seluruh pegawai,” tutupnya. (Cornel)

































































































