PUNCAK, HarianTerbaruPapua.com – Suasana haru dan penuh sukacita menyelimuti halaman Kantor Bupati Puncak pada Senin pagi (14/7/2025), saat sebanyak 204 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun 2024 resmi menerima Surat Keputusan (SK) Pengangkatan dari Pemerintah Kabupaten Puncak. SK tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Puncak Elvis Tabuni, didampingi Wakil Bupati Naftali Akawal serta Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Nenu Tabuni, usai pelaksanaan apel bersama Aparatur Sipil Negara (ASN).
Dalam sambutannya, Bupati Elvis Tabuni menyampaikan selamat kepada para CPNS yang telah melalui proses seleksi yang panjang dan melelahkan hingga akhirnya menerima SK pengangkatan secara resmi.
“Ini adalah buah dari perjuangan dan kesabaran kalian melalui proses seleksi yang panjang. Kiranya dengan SK ini, kalian semakin semangat dan bertanggung jawab dalam mengabdi bagi daerah dan masyarakat,” ujar Tabuni, disambut tepuk tangan ratusan peserta.
Lebih lanjut, Bupati mengingatkan bahwa pengangkatan sebagai CPNS bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari tanggung jawab besar sebagai abdi negara. Ia menekankan pentingnya kedisiplinan, tanggung jawab, serta loyalitas dalam menjalankan tugas-tugas pelayanan publik.
“Mulai hari ini, kalian bukan lagi hanya anak kampung atau anak gunung, tetapi wakil negara di tengah masyarakat. Kalian dipanggil bukan hanya untuk bekerja, tapi untuk melayani dengan hati, jujur, dan kasih. Pangkat bisa naik, jabatan bisa berganti, tapi pengabdian tulus akan selalu diingat oleh rakyat dan diberkati oleh Tuhan,” pesan Bupati yang dikenal vokal dalam mendorong penguatan kapasitas ASN di daerah tertinggal ini.
Wakil Bupati Puncak Naftali Akawal turut memberikan motivasi kepada para CPNS. Ia menegaskan bahwa sebagai aparatur baru, penting untuk membangun loyalitas dan pemahaman tentang manajemen kepegawaian, dari level paling dasar hingga pimpinan.
“Tunjukkan loyalitas dalam bekerja di kantor. Kalian harus mau belajar dan memahami sistem birokrasi. Tidak semua bisa dikuasai sekaligus, tapi dimulai dari hal kecil, dari bawah, lalu bertahap naik ke atas,” tegas Akawal.
Dari sisi teknis, informasi disampaikan oleh Kepala Sub Bidang Perencanaan, Pengembangan Karier, Kinerja, dan Kesejahteraan Pegawai Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Puncak, Noris Wakerkawa.
Ia menjelaskan bahwa jumlah formasi CPNS yang dibuka Pemerintah Kabupaten Puncak untuk tahun 2024 adalah sebanyak 389 formasi. Namun, hanya 257 orang yang lulus seluruh tahapan seleksi, mulai dari Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) hingga Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).
“Sebanyak 132 formasi tidak terisi, karena tidak ada pelamar, terutama formasi untuk Non-OAP (Orang Asli Papua),” jelas Noris.

Dari jumlah tersebut, Pemkab Puncak mengusulkan 256 nama ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk penetapan Nomor Induk Pegawai (NIP). Namun, satu orang CPNS dilaporkan meninggal dunia, sehingga jumlah yang diproses menjadi 255 orang.
“Hari ini, sebanyak 204 orang CPNS telah menerima SK pengangkatan, baik dari kategori OAP maupun non-OAP. SK ini ditandatangani langsung oleh Bupati Puncak,” ungkapnya.
Sementara itu, 52 nama lainnya masih dalam proses perbaikan dan penyempurnaan dokumen administratif. BKPSDM mencatat bahwa:
- 34 orang sedang dalam proses revisi formasi yang telah diajukan ke KemenPAN-RB,
- 2 orang tinggal menunggu tanda tangan pertimbangan teknis (Pertek) dari BKN,
- 16 orang lainnya masih menunggu sistem SIASN (Sistem Informasi Aparatur Sipil Negara) dibuka untuk melengkapi dokumen.
“Total 258 nama saat ini sedang dalam proses pengusulan di sistem SIASN, yang kami kawal terus hingga tuntas,” tambah Noris.
Perwakilan CPNS formasi 2024, Ninggimus Yolemal, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Puncak. Ia menyebut momen ini sebagai hasil nyata dari perjuangan mereka selama menempuh pendidikan tinggi, serta buah pengorbanan orang tua.
“Kami sangat bangga dan bersyukur telah menerima SK ini. Perjuangan kami selama kuliah dan perjuangan orang tua kami terbayar sudah. Kami siap mengabdi, bekerja dengan sungguh-sungguh demi membangun Kabupaten Puncak yang lebih baik,” ucap Ninggimus penuh haru.
Pengangkatan ratusan CPNS ini menjadi bagian dari strategi Pemerintah Kabupaten Puncak dalam mengisi kekosongan SDM di sektor pelayanan publik, khususnya di wilayah-wilayah distrik yang masih terbatas aksesnya.
Bupati dan Wakil Bupati menegaskan komitmen mereka untuk mendorong putra-putri asli Papua menjadi bagian penting dalam birokrasi pemerintah, sekaligus meningkatkan kapabilitas dan kualitas layanan kepada masyarakat.
(Redaksi – Harian Terbaru Papua)


































































































