BIAK, HarianTerbaruPapua.com – Markus O. Mansnembra, secara resmi ditetapkan sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kabupaten Biak Numfor untuk masa bakti 2025–2030. Keputusan ini diambil setelah Markus terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) VIII yang berlangsung khidmat di Swiss-Belhotel Biak, Kabupaten Biak Numfor, pada Senin (16/2/2026).
Markus Mansnembra yang juga menjabat sebagai Bupati Biak Numfor, berhasil mengantongi dukungan mayoritas suara yang terdiri Perwakilan dari 19 Komisariat Distrik (Komdis) se-Kabupaten Biak Numfor serta seluruh kader Golkar Biak Numfor.
Dukungan penuh ini menjadi sinyal kuat kuatnya soliditas internal partai dalam mempercayakan tonggak kepemimpinan kepada figur yang dinilai mampu membawa perubahan positif. Terpilihnya Markus dianggap sebagai langkah strategis bagi partai berlambang pohon beringin tersebut untuk memperkuat posisi politik di wilayah Biak Numfor.
“Ini adalah amanah besar. Dengan dukungan dari 19 distrik dan seluruh kader, kita akan bergerak bersama untuk membesarkan Partai Golkar dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Biak Numfor,” ujar Markus dalam sambutannya usai ditetapkan sebagai ketua.
Terpilihnya sosok kepala daerah sebagai nakhoda baru DPD II Golkar Biak Numfor ini diharapkan mampu memberikan energi baru serta meningkatkan elektabilitas partai di mata konstituen.
Sementara itu Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Partai Golongan Karya Provinsi Papua, Denny H Bonay, menegaskan bahwa Musyawarah Daerah (Musda) VIII Golkar Kabupaten Biak Numfor bukan sekadar agenda rutin organisasi.

Pelaksanaan Musyawara Daerah ini menjadi momentum strategis untuk membangkitkan kembali kejayaan partai setelah hampir satu dekade mengalami penurunan elektabilitas.
Dalam sambutannya, Denny H Bonay mengawali dengan ungkapan syukur atas terselenggaranya Musda VIII serta menyampaikan apresiasi kepada panitia pelaksana dan jajaran pengurus provinsi yang telah melakukan rangkaian kunjungan konsolidasi ke berbagai daerah hingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik.
“Musda ini bukan sekadar rutinitas organisasi, tetapi momentum refleksi, evaluasi, dan konsolidasi demi mengembalikan kejayaan Golkar di Biak Numfor,” tegasnya.
Sebagai Plt pimpinan daerah, Denny menjelaskan bahwa tugas utamanya adalah memastikan roda organisasi tetap berjalan secara optimal dan telah terpilihnya kepemimpinan definitif.
dirinya juga menyampaikan selamat atas terpilihnya Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Biak Numfor yang telah di pilih secara aklamasi periode 2026-2030.
“Kurang lebih sepuluh tahun terakhir Golkar mengalami penurunan. Melalui Musda ini, kita ingin kembali berjaya seperti satu dekade lalu, minimal mampu merebut kembali posisi pimpinan DPRD kabupaten,” ujarnya.
Menurutnya, Golkar Papua memberi perhatian khusus terhadap Biak Numfor karena daerah ini memiliki basis pemilih yang besar serta posisi strategis dalam peta politik Papua. Atas dasar itu, pengurus provinsi menugaskan dirinya secara langsung untuk memastikan Musda berjalan lancar dan menghasilkan kepemimpinan baru yang solid.
Ia juga mengapresiasi kesediaan Markus memimpin Golkar Biak Numfor. Ia menegaskan pentingnya dukungan penuh seluruh kader terhadap kepemimpinan baru, baik dalam kapasitas Markus sebagai Ketua DPD II maupun sebagai kepala daerah.
“Konsolidasi kepengurusan harus segera dirampungkan paling lambat 14 hari ke depan, sesuai arahan DPP. Setelah itu, Golkar Biak Numfor harus siap menghadapi verifikasi partai dan Pemilu 2029,” pungkas. (Cornel)


































































































