SUPIORI, HarianTerbaruPapua.com – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia, Bahlil Lahadalia, dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Supiori, Papua, pada Jumat (25/7/2025). Dalam kunjungan ini, Menteri Bahlil akan meresmikan Program Listrik Pintar Masuk Desa/Kampung serta meninjau langsung rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) di Kampung Wabudori, Distrik Supiori Barat.
Rombongan Menteri ESDM dijadwalkan bertolak dari Kota Biak menggunakan dua unit helikopter jenis AW 169. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Supiori, Albert Rahalus, membenarkan informasi tersebut dan memastikan bahwa seluruh persiapan teknis untuk penyambutan telah dilakukan.
“Iya benar, Pak Menteri ESDM dan rombongan akan menggunakan helikopter AW 169 saat melakukan kunjungan kerja ke Supiori pada Jumat, 25 Juli 2025,” ujar Rahalus saat dikonfirmasi, Kamis (24/7/2025).
Dinas Perhubungan Supiori telah menyiapkan dua lokasi helipad berukuran 9×9 meter yang berlokasi di Lapangan Sepakbola Sorendiweri. Pemilihan lokasi ini dilakukan setelah lokasi awal di halaman Kantor Bupati Supiori dinyatakan kurang layak karena adanya gangguan teknis.
“Awalnya direncanakan di halaman kantor Bupati, namun setelah survei ditemukan banyak kabel listrik yang melintas dan keberadaan menara Telkomsel cukup dekat. Maka, lokasi pendaratan kami pindahkan ke Lapangan Sorendiweri yang dinilai memenuhi standar keselamatan penerbangan,” jelas Rahalus.

Menurutnya, dua helipad disiapkan karena rombongan menteri akan menggunakan dua helikopter secara bersamaan dari Biak menuju Supiori. Seluruh persiapan lapangan telah dikordinasikan dengan pihak terkait, termasuk aparat pengamanan dan otoritas teknis penerbangan.
Sekretaris Daerah Kabupaten Supiori, Ferra Wanggai, menjelaskan bahwa penggunaan moda transportasi udara dipilih karena waktu kunjungan Menteri yang sangat terbatas. Dalam hari yang sama, Menteri Bahlil dijadwalkan kembali ke Biak untuk selanjutnya melanjutkan perjalanan ke Jayapura.
“Pak Menteri dan rombongan memilih jalur udara karena kunjungan ke Supiori cukup singkat. Dengan helikopter, mobilitas lebih cepat baik saat kedatangan maupun kepulangan. Apalagi, beliau harus melanjutkan agenda ke Jayapura di hari yang sama,” terang Wanggai.
Kunjungan kerja Menteri Bahlil ke Supiori diharapkan dapat memperkuat program elektrifikasi di wilayah-wilayah terluar Papua serta mendorong percepatan pembangunan energi terbarukan berbasis potensi lokal, seperti tenaga air di wilayah pegunungan dan sungai.
(Redaksi – Harian Terbaru Papua)
































































































