JAYAPURA, HarianTerbaruPapua.com – Polda Papua melalui Bagian Psikologi Biro SDM menggelar kegiatan trauma healing atau pendampingan konseling bagi para korban kerusuhan di Kabupaten Yalimo. Kegiatan ini berlangsung di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara, Kamis (18/9/2025), sebagai bagian dari upaya pemulihan kondisi psikologis masyarakat terdampak.
Tim trauma healing dipimpin Kabag Psikologi Biro SDM Polda Papua, Kompol Stenly Stevanus Harjo, didampingi Paur Subbag Psipol Bagpsi, Penda I Alvia Pradipta Putri. Turut hadir Kepala RS Bhayangkara Polda Papua, AKBP dr. Rommy Sebastian, yang mendukung penuh pelaksanaan kegiatan tersebut.
Sebelum sesi konseling dimulai, tim psikologi berkoordinasi dengan pihak rumah sakit untuk memastikan kesiapan fasilitas dan kondisi para korban. Setelah itu, tim langsung mengecek ruang perawatan dan melakukan pendampingan trauma healing secara langsung.
Beberapa korban yang menerima konseling antara lain Eisrahmawati (23), Tasya (22), Yanti (50), Ema (33), bayi Efelin (7 bulan), Atifah Muthasaddika (8), Rudi Saranga (36), dan Arsyaka Daffa Abdori (9).
Kompol Stenly menjelaskan bahwa kegiatan difokuskan pada pemulihan psikis, khususnya gejala trauma seperti kecemasan, ketakutan, kesulitan tidur, dan ingatan yang mengganggu.
“Sebagian besar korban mengalami ketakutan, kecemasan, dan sulit tidur. Kami memberikan psikoterapi agar mereka merasa lebih nyaman, tenang, dan cemasnya berkurang,” ungkapnya.
Ia menambahkan, Bagian Psikologi Polda Papua siap memberikan layanan pendampingan psikologis kepada masyarakat, baik terkait peristiwa sosial maupun bencana.
“Kami selalu siap melayani masyarakat dalam penanganan aspek psikis, agar mereka dapat kembali pulih dan menjalani kehidupan dengan lebih baik,” tegas Stenly.
Melalui kegiatan ini, Polda Papua berharap para korban kerusuhan Yalimo dapat memulihkan kondisi emosional mereka dan bangkit kembali pasca peristiwa yang mengguncang tersebut.
(Redaksi – Harian Terbaru Papua)































































































