JAYAPURA, HarianTerbaruPapua.com – Telkomsel kembali menegaskan komitmennya menghadirkan layanan digital yang inklusif bagi masyarakat di kawasan timur Indonesia, khususnya menjelang momentum Ramadan dan Idulfitri 2026. Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan buka puasa bersama media dan konten kreator Papua yang digelar di Hotel Aston Jayapura, Kamis (5/3/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Telkomsel memaparkan sejumlah inisiatif dan program terbaru yang bertujuan meningkatkan pengalaman pelanggan, memperkuat loyalitas, serta mendorong pemberdayaan generasi muda Papua melalui berbagai program Corporate Social Responsibility (CSR).
General Manager Mobile Consumer Business Telkomsel Region Maluku dan Papua, Fajri Adi Firmansyah, mengatakan Telkomsel terus berupaya menghadirkan layanan digital yang relevan dengan kebutuhan masyarakat di wilayah Papua dan Maluku.
Salah satu inovasi yang diperkenalkan adalah MyTelkomsel Basic, aplikasi alternatif dari MyTelkomsel dengan ukuran ringan di bawah 10MB yang dirancang untuk memberikan akses lebih mudah bagi pelanggan yang menggunakan perangkat dengan kapasitas memori terbatas.
“Aplikasi ini menghadirkan kemudahan login menggunakan OTP, akses pembelian paket tanpa perlu menghafal kode UMB, serta fitur pencarian cepat untuk menemukan paket yang paling sesuai dengan kebutuhan pelanggan,” ujar Fajri.

Selain itu, MyTelkomsel Basic juga menawarkan pilihan paket yang lebih beragam dengan harga terjangkau sehingga pelanggan dapat menikmati layanan Telkomsel secara lebih fleksibel dan efisien, terutama menjelang meningkatnya kebutuhan komunikasi selama Ramadan dan Idulfitri.
Sebagai bentuk apresiasi kepada pelanggan di Papua dan Maluku, Telkomsel juga menghadirkan Program Racing MyTelkomsel dan MyTelkomsel Basic yang berlangsung pada 1 Maret hingga 30 Juni 2026.
Melalui program tersebut, pelanggan diajak untuk melakukan transaksi sebanyak-banyaknya melalui aplikasi MyTelkomsel maupun MyTelkomsel Basic untuk berkesempatan memenangkan berbagai hadiah menarik, mulai dari laptop, ponsel, WiFi Orbit, MiFi Orbit hingga voucher pulsa senilai Rp200.000.
Menurut Fajri, program ini sekaligus menjadi upaya Telkomsel dalam mendorong literasi digital pelanggan serta memperkuat kebiasaan transaksi digital yang lebih praktis di wilayah Papua dan Maluku.
“Tidak semua pelanggan di wilayah Maluku dan Papua menggunakan perangkat dengan memori besar. Karena itu kami ingin pelanggan Telkomsel di Papua dan Maluku lebih mengenal dan mencoba MyTelkomsel Basic agar siapa pun dapat mengakses layanan digital dengan mudah, aman, dan tanpa hambatan perangkat. Ini adalah wujud upaya kami menjadikan pengalaman digital lebih inklusif untuk semua,” jelasnya.
Dalam momentum Ramadan, Telkomsel juga menghadirkan berbagai program loyalitas pelanggan, salah satunya melalui kolaborasi Telkomsel POIN dengan SAGA Supermarket.
Melalui kerja sama ini, pelanggan dapat menukarkan 5.000 Telkomsel POIN untuk mendapatkan potongan harga Rp50.000 yang berlaku kelipatan. Selain itu, pelanggan juga dapat menikmati penawaran bundling “Paket Ole-Ole” dalam tiga pilihan harga yakni Rp300.000, Rp500.000, dan Rp1.000.000 yang berisi berbagai produk makanan dan minuman pilihan untuk kebutuhan Ramadan maupun acara keluarga.

Tak hanya sebagai program reward, Telkomsel POIN juga dimanfaatkan sebagai sarana donasi sosial. Antusiasme pelanggan dalam program ini menghasilkan akumulasi donasi sebesar 50 juta Telkomsel POIN atau setara Rp50 juta yang disalurkan kepada Lembaga Pendidikan, Pelatihan, dan Pengelolaan Tenaga Kerja Papua (LP3TKP).
Lembaga nonprofit tersebut dipimpin oleh Kaka Jose, seorang trainer dan motivator asal Papua yang selama ini aktif dalam pemberdayaan generasi muda.
Dana donasi tersebut akan digunakan untuk memperkuat kapasitas anak-anak muda Papua agar lebih kompetitif, memiliki daya juang tinggi, serta siap menghadapi tantangan dunia kerja modern.
“Kami sangat berterima kasih kepada Telkomsel dan seluruh pelanggan setia yang telah berdonasi melalui Telkomsel POIN. Dukungan ini sangat berarti bagi pengembangan SDM Papua. Saya ingin mengajak anak-anak muda Papua untuk terus berani memanfaatkan setiap peluang yang ada belajar, mencoba, dan berkembang,” ujar Kaka Jose.
Selain itu, Telkomsel juga menyalurkan bantuan sebesar Rp30 juta untuk pembangunan masjid yang berasal dari konversi 6.000 transaksi POIN pelanggan. Program ini menunjukkan bahwa Telkomsel POIN tidak hanya menjadi program loyalitas, tetapi juga sarana bagi pelanggan untuk berkontribusi dalam kegiatan sosial.
Dalam kesempatan tersebut, Telkomsel juga memaparkan berbagai program CSR yang berada di bawah payung gerakan #KopastiBisa, sebuah inisiatif untuk mendorong keberanian, rasa percaya diri, dan semangat generasi muda Papua dalam memanfaatkan peluang melalui teknologi digital.
Salah satu program unggulan dalam gerakan ini adalah Papua Maluku Digital Bootcamp (PMDB) yang dirancang untuk membina talenta muda, khususnya mahasiswa, melalui peningkatan literasi digital, kreativitas, dan kemampuan menciptakan inovasi sosial berbasis teknologi.
Pada penyelenggaraan Season 3, program ini telah menjangkau sekitar 3.000 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Papua dan Maluku.
Dari ribuan peserta tersebut, Telkomsel memilih 20 mahasiswa terbaik dengan ide inovatif di bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan sosial, ekonomi dan kewirausahaan, serta pariwisata.

Saat ini, para finalis tengah memasuki tahap inkubasi socio innovation hingga Juni 2026. Dalam tahap ini, peserta mendapatkan pendampingan intensif untuk mengembangkan dan mengimplementasikan ide inovasi sosial mereka agar dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Fajri menegaskan bahwa program tersebut sejalan dengan tujuan besar #KopastiBisa untuk membuka ruang dan peluang bagi generasi muda Papua dan Maluku agar lebih percaya diri dan siap berkontribusi dalam ekosistem ekonomi digital.
“Melalui program #KopastiBisa, kami ingin menghadirkan ruang dan kesempatan nyata bagi anak muda Papua untuk berani melangkah, mencoba, dan memanfaatkan peluang baru. Telkomsel percaya Papua memiliki generasi muda dengan potensi luar biasa, dan tugas kami adalah membuka akses serta menghadirkan dukungan untuk memperkuat pertumbuhan mereka,” ujarnya.
Telkomsel menegaskan bahwa berbagai inisiatif tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan dampak positif bagi masyarakat Indonesia Timur melalui inovasi teknologi, peningkatan kualitas layanan, serta program pemberdayaan yang berkelanjutan.
Perusahaan berkomitmen untuk terus tumbuh bersama masyarakat Papua dan Maluku serta memastikan setiap program yang dihadirkan mampu memberikan manfaat nyata dalam kehidupan sehari-hari. (Redaksi)

































































































