JAYAPURA, HarianTerbaruPapua.com – Ketua Komisi I DPR Papua, Tan Wie Long dari Daerah Pemilihan Kabupaten Mamberamo Raya dan Sarmi mengungkapkan, masih banyak diketahui tamatan Sarjana di Kabupaten Sarmi pengangguran.
Melihat kondisi ini, Tan Wie Long menilai bahwa penyerapan terhadap masyarakat sudah tamatan sarjana sangat terbatas. “Kita khawatirkan menjadi bom waktu yang mengakibatkan timbulnya kriminal,” katanya pada wartawan, Rabu (19/2/2025).
Hal itu diketahui saat melakukan reses pada tanggal 3 Februari 2025 di Kabupaten Sarmi. “Yang menjadi sampel saya di Sarmi yakni Bonggo SP 1. Kami melakukan diskusi lepas dan tatap muka, Problematik yang mulai dihadapi adalah persoalan tentang angka pengangguran yang sudah tamatan sarjana,” ungkap Tan Wie Long.
Kondisi tersebut, Ia berharap kepada pemerintah daerah agar tidak hanya fokus dari aspek pendidikan, kesehatan, tetapi lapangan pekerjaan bagi mereka yang sudah sarjana menjadi perhatian serius.
Dikatakan, pemerintah membuka lapangan pekerjaan bagi mereka yang sudah tamatan sarjana bukan hanya harus dijadikan PNS, akan tetapi ada banyak peluang untuk mereka bisa bekerja seperti UMKM, padat karya, atau olahraga.
“Harus benar-benar menjadi prioritas utama guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat terutama aspek aspek sosial, dan budaya yang ada di daerah masing masing,” tuturnya.
“Saya berharap ini menjadi perhatian serius dari Pemerintah daerah setempat,khususnya di Kabupaten Sarmi,” tukasnya.
Usai pertemuan dengan masyarakat Bonggo, mantan ketua Sementara DPR Papua ini menyerahkan bantuan beras kepada masyarakat yang merupakan daerah pemilihannya. (Mia)

































































































