JAYAPURA, HarianTerbaruPapua.com — Menjelang pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua Tahun 2025, Kodam XVII/Cenderawasih menggelar Apel Gelar Pasukan untuk memastikan kesiapan personel dan kelengkapan pengamanan. Apel yang berlangsung di Lapangan Cenderawasih, Makodam XVII/Cenderawasih, Senin (21/7/2025), dipimpin langsung oleh Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Rudi Puruwito.
Sebanyak 2.875 personel dari unsur TNI AD, TNI AL, TNI AU, dan Polri terlibat dalam kegiatan ini. Mereka akan dikerahkan untuk menjamin kelancaran dan keamanan selama proses PSU berlangsung di berbagai wilayah Papua.
Dalam amanatnya, Pangdam Rudi menegaskan bahwa tugas pengamanan bukan sekadar menjaga stabilitas fisik, tetapi juga mencakup peran strategis dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap demokrasi.
“Papua merupakan salah satu barometer stabilitas keamanan nasional. Tugas pengamanan tidak hanya tentang keamanan fisik, tetapi juga tentang menjaga kepercayaan masyarakat terhadap proses demokrasi,” ujarnya tegas.
Ia menekankan bahwa seluruh personel harus memiliki kesiapan operasional yang menyeluruh, mulai dari kondisi fisik, moril, alat perlengkapan (alkap), hingga pemahaman prosedur dalam menjalankan tugas. Menurutnya, profesionalisme dan kedisiplinan adalah kunci utama dalam menjalankan amanah dari bangsa dan negara.
“Saya berharap seluruh personel dapat menjalankan tugas dengan baik, sesuai prosedur dan standar operasional yang telah ditetapkan,” ujar Pangdam.
Lebih lanjut, Pangdam mengingatkan seluruh personel untuk tetap waspada dan siap menghadapi dinamika di lapangan, mengingat kompleksitas wilayah Papua yang kerap menjadi perhatian nasional.
Tak kalah penting, Pangdam juga kembali menekankan netralitas TNI dalam proses demokrasi. Ia meminta agar seluruh prajurit menjunjung tinggi prinsip netral, menjaga sinergi dengan seluruh aparat keamanan, serta mengedepankan dedikasi dalam setiap tindakan pengamanan.
“Pegang teguh netralitas, sinergitas, profesionalisme, dan dedikasi yang tinggi. Mari kita berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban di Papua,” pungkasnya.
Apel gelar pasukan ini juga dihadiri oleh jajaran pimpinan TNI dan Polri di wilayah Papua, antara lain:
- Brigjen TNI Thevi A. Zebua – Kasdam XVII/Cenderawasih
- Marsma TNI Mokh. Mukhson – Danlanud Silas Papare
- Kolonel Laut (P) Agus Triyana – Asrena Danlantamal X/Jayapura
- Kombes Pol Herzoni Saragih – Wadir Polairud Polda Papua
- Para Pamen Ahli Pangdam, Asisten Kasdam, Kabalakda, serta pejabat teras TNI-Polri lainnya.
Apel ini menjadi simbol dari soliditas dan sinergitas antar matra TNI dan Polri dalam menjaga demokrasi yang aman dan damai di Papua. Pelaksanaan PSU yang akan berlangsung dalam waktu dekat dipastikan berada dalam pengawasan dan pengamanan ketat demi menjamin hak pilih warga Papua dapat tersalurkan secara bebas dan adil.
(Redaksi – Harian Terbaru Papua)
































































































