JAYAPURA, HarianTerbaruPapua.com – TNI dan Polri menggelar Apel Gelar Pasukan sebagai bagian dari persiapan pengamanan VVIP Kunjungan Kerja Wakil Presiden Republik Indonesia di Provinsi Papua. Kegiatan berlangsung di Lapangan Trisila, Entrop, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Selasa (16/9/2025).
Apel dipimpin langsung Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Amrin Ibrahim, dengan Komandan Apel Letkol Inf Taufik Hidayat (Dandim 1701/Jayapura). Kegiatan ini juga dihadiri sejumlah pejabat tinggi TNI-Polri dan Forkopimda Papua, antara lain Dankodaeral X Mayjen TNI (Mar) Werijon M., Danlanud Silas Papare Marsma TNI Mokh. Mukhson, Kasdam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Thevi A. Zebua, Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen, dan Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay. Pejabat Pemprov Papua turut hadir menyaksikan apel tersebut.
Sebanyak 4.448 personel gabungan TNI-Polri dikerahkan untuk memastikan seluruh rangkaian kunjungan VVIP Wakil Presiden berjalan aman dan lancar. Kekuatan pasukan meliputi prajurit Yonif RK 751/VJS, Bataliyon Teritorial Pembangunan (YTP), Satgas Pamtas RI-PNG, Brimob Polda Papua, serta personel Samapta Polda Papua.
Dalam amanatnya, Mayjen Amrin menegaskan pentingnya kesiapan, kewaspadaan, dan koordinasi. “Wujudkan Papua yang aman, karena barometer Indonesia ada di tangan kita bersama. Perketat pengamanan, monitor perubahan situasi, serta laporkan setiap perkembangan dengan cepat,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa soliditas antar satuan menjadi kunci sukses pengamanan VVIP. “Kita harus menunjukkan kepada seluruh masyarakat bahwa Papua mampu menjadi tuan rumah yang baik dan aman bagi tamu negara,” tambahnya.
Usai apel, pasukan langsung melaksanakan pembagian tugas dan mempersiapkan gladi pengamanan. Latihan teknis ini akan digelar menjelang kunjungan kerja Wakil Presiden yang dijadwalkan pada 17-18 September 2025. Dengan pengamanan yang matang, aparat berharap seluruh agenda kenegaraan dapat berjalan tanpa gangguan serta memberi rasa aman bagi masyarakat Papua.
(Redaksi – Harian Terbaru Papua)






























































































