JAYAPURA, HarianTerbaruPapua.com – Kepolisian Resor (Polres) Jayapura melalui Tim Opsnal Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) kembali menunjukkan respons cepat dan sigap dalam menindaklanjuti laporan masyarakat. Pada Rabu malam (30/7/2025), sekitar pukul 23.00 WIT, empat remaja pelajar berhasil diamankan karena diduga terlibat dalam aksi pencurian rumah di kawasan BTN Pemda Doyo Baru, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura.
Penangkapan dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Alamsyah Ali bersama tim Unit Opsnal. Berdasarkan informasi dari warga, para pelaku diketahui tengah berada di kediaman masing-masing. Dengan pendekatan persuasif dan humanis, tim berhasil menangkap seluruh terduga pelaku tanpa perlawanan.
Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay melalui AKP Alamsyah Ali menyampaikan bahwa para pelaku merupakan pelajar berusia 15 tahun. Masing-masing berinisial JAM, LM, GM, dan JEK. Keempatnya berasal dari lingkungan BTN Pemda dan Doyo Baru.
“Seluruh pelaku masih di bawah umur dan berstatus pelajar. Mereka sudah mengakui perbuatannya,” ujar AKP Alamsyah dalam keterangan resminya, Kamis (31/7/2025).
Dalam pengembangan kasus, petugas berhasil mengamankan barang bukti hasil curian berupa satu karton perlengkapan rumah tangga. Isinya antara lain satu set Tupperware, mug plastik, mangkuk, piring, penutup baskom, panci stainless, dan beberapa toples plastik.
Barang-barang tersebut sebelumnya dilaporkan hilang oleh korban, seorang warga BTN Pemda Blok B4 Doyo Baru, yang kaget saat mendapati isi rumahnya telah raib pada malam kejadian.
“Seluruh pelaku dan barang bukti telah kami bawa ke Mapolres Jayapura sekitar pukul 01.00 WIT untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” tambah AKP Alamsyah.
Hingga berita ini diturunkan, proses penyidikan masih berlangsung. Pihak kepolisian akan terus mendalami kasus ini, termasuk kemungkinan adanya barang bukti lain atau pelaku tambahan yang belum terungkap.
Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay memberikan apresiasi terhadap kinerja cepat tim Unit Opsnal yang tetap mengedepankan pendekatan humanis meski harus menghadapi situasi kriminal.
“Kami berkomitmen untuk selalu hadir dan bertindak cepat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Terlebih bila kasus menyangkut anak-anak di bawah umur, maka pendekatan yang kami lakukan akan lebih mengedepankan edukasi dan rehabilitasi,” tutur Kapolres dalam pernyataannya.
Menanggapi kasus ini, Kapolres Jayapura turut mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih memperhatikan aktivitas anak-anak mereka di luar rumah.
“Peran orang tua sangat penting dalam mengawasi serta membentuk karakter anak. Pendidikan moral dan pengawasan harus sejalan agar anak-anak kita tidak terjerumus dalam pergaulan yang salah,” tutup AKBP Umar.
Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya sinergi antara masyarakat dan aparat penegak hukum dalam menciptakan lingkungan yang aman, serta perhatian lebih terhadap generasi muda yang rentan terpengaruh oleh lingkungan negatif.
(Redaksi – Harian Terbaru Papua)






























































































